|
Nusa Tenggara Barat
Pemprov NTB Protes Soal Visa Kedatangan
07 Pebruari 2004
TEMPO Interaktif, Mataram:Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan protes ke Menteri Kehakiman dan HAM di Jakarta. Surat protes ditandatangani Gubernur NTB Lalu Serinata Sabtu (7/2) meminta Bandara Selaparang memperoleh fasilitas visa on arrival/VoA (visa saat kedatangan) untuk kemudahan wisatawan mancanegara di luar 11 negara yang bebas visa.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Machfud Ahmad mengatakan protes melalui surat tersebut dilakukan agar dilakukan peninjauan ulang pemberlakuan VoA yang hanya diberlakukan di 13 pelabuhan udara dan laut se-Indonesia. "Kebijakan VoA yang tidak mencantumkan Selaparang merugikan pariwisata NTB," ujarnya, Sabtu (7/2), di kantor gubernur.
Terlebih lagi, tambah Machfud, ketentuan baru pemberlakukan visa tersebut belum disosialisasikan secara maksimum di luar negeri oleh Menteri Luar Negeri. Calon wisatawan yang hendak ke Lombok langsung tidak mengetahui kebijakan baru tersebut.
Sebelumnya Selaparang dilayani maskapai penerbangan Silk Air dari Singapura enam kali seminggu dan Merpati dari Kuala Lumpur via Surabaya setiap hari. Kemudian, Silk Air hanya menjadwal penerbangannya tiga kali seminggu.
Menurut Machfud, kalau dulu 300 ribuan wisatawan-–100 ribuan di antaranya wisatawan mancanegara--tiba di NTB, saat ini dipastikan terjadi penurunan. "Setiap hari ada 100 orang penumpang yang tidak jadi masuk ke sini," ujarnya. Untuk mengatasinya, pelaku pariwisata juga menggencarkan kunjungan wisatawan nusantara yang terbukti cukup potensial berlibur ke Lombok.
Sesuai Petunjuk Pelaksanaan Dirjenim Nomor F.0080.PL.03 Tahun 2004 Tanggal 19 Januari 2004, hanya 11 negara bebas visa kunjungan sementara 30 hari, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Hongkong, Macao, Chili, Maroko, Peru, dan Vietnam.
Enam bandara yang memiliki fasilitas VoA adalah Soekarno-Hatta (Jakarta), Polonia (Medan), Ngurah Rai (Denpasar), Sam Ratulangi (Manado), Tabing (Padang), dan Juanda (Surabaya). Sedangkan pelabuhan lautnya, yaitu Batam, Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Benoa, Sibolga, dan Jayapura.
Supriyantho Khafid - Tempo News Room
|