Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara

Kelompok Oposisi Timor Leste Menyusup ke Timor Barat
27 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kelompok oposisi Timor Leste yang menamakan diri Kolimau 2000 pimpinan DR. Bruno saat ini diduga telah melakukan penyusupan ke Timor Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur guna mengajak para mantan milisi pro-Jakarta (Pasukan Pejuang Integrasi) untuk melakukan keonaran di Timor Leste, setelah seluruh personil Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pasukan keamanan UN Peace Keeping Force (UNPKF) mengakhiri masa kontraknya, Mei 2004.

Hal ini disampaikan Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang, Kolonel M. Moesanip ketika dihubungi di Kupang, Selasa (27/1). Menurutnya, sesuai laporan intelijen di wilayah perbatasan kedua negara, setiap hari arus mobilisasi orang dari dan ke Timor Leste mencapai lebih dari 100 orang. Diduga, sebagian dari para pelintas batas adalah anggota Kolimau 2000 yang sengaja datang ke Timor Barat untuk membujuk pada mantan milisi melakukan keonaran di Timor Leste. "Karena jumlah pelintas batas sangat banyak maka kita tidak bisa membedakan mana yang anggota Kolimau 2000 dan mana yang bukan. Tetapi, intelijen yang selama ini bertugas di kamp-kamp melaporkan ada anggota Kolimai di perbatasan dan kamp-kamp pengungsi," kata Danrem.

Kelompok Kolimau 2000 adalah mantan pejuang kemerdekaan Timor Leste, yang dulunya termasuk dalam kelompok klandenstein (gerakan bawah tanah). Kontribusi dan peran mereka dalam memerdekakan Timor Leste sangat besar. Namun, saat negara itu resmi menjadi sebuah negara
berdaulat, justru anggota Kolimau 2000 tidak terakomodir dalam pemerintahan maupun parlemen. "Mereka adalah kelompok sakit hati, yang siap melakukan perebutan kekuasaan seandainya situasi di Timor Leste mengalami chaos," kata Danrem.

Sebelumnya, analis masalah Timor Leste, Florencio Mario Viera, mengatakan kemungkinan besar, pasca penarikan personil UN dari Timor Leste, situasi keamanan negara itu akan menjadi kacau balau. Sebab, akan terjadi tarik menarik kepentingan antara kelompok oposisi dan kelompok
status quo pimpinan Perdana Menteri Mari Alkatiri. "Jika situasi keamanan di Timor Leste sudah tidak dapat dikendalikan maka pasti pihak ketiga dalam hal ini para mantan milisi dan pengungsi yang masih berada di Timor Barat akan disalahkan," kata Mario Viera.

Para pejabat Timor Leste sendiri, pernah mengklaim, 78 milisi bersenjata pro Jakarta telah menyusup masuk ke Timor Leste untuk memicu keonaran. Namun, pejabat militer Indonesia, membantah tudingan itu, dengan alasan tidak ada milisi di Timor Barat. Organisasi Pasukan Pejuang Integrasi (PPI) sendiri dan seluruh senjata mereka sudah dikumpulkan dan dimusnahkan.

Jem's de Fortuna - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Petisi untuk Pemerintah Australia
Penyusup ke Timor Leste akan Ditembak
Deplu: Pulau Batek Bukan Pulau Sengketa
Timor Leste Sesalkan Latihan Perang di Pulau Batek
Protes Timor Leste Dibantah Indonesia

 
Berita nusatenggara Lainnya

Golkar Unggul Sementara di Delapan Kabupaten di NTT
(Kamis, 22/04/2004 | 14:29 WIB)
Kantor Bupati Sumbawa Terbakar
(Minggu, 18/04/2004 | 13:24 WIB)
Kota Mataram Diguncang Gempa
(Sabtu, 17/04/2004 | 11:12 WIB)
Golkar NTB Tetap Dukung Jusuf Kalla Jadi Capres
(Jum'at, 16/04/2004 | 16:02 WIB)
Batas RI dan Timor Leste Belum Disepakati
(Jum'at, 16/04/2004 | 15:35 WIB)
Korban Manggarai Praperadilankan Mantan Kapolres
(Rabu, 14/04/2004 | 16:07 WIB)
KPU NTB: Batas Akhir Pemilu Susulan, Besok
(Kamis, 08/04/2004 | 14:54 WIB)
27 TPS di Nusa Tenggara Timur Gelar Pemilu Susulan
(Selasa, 06/04/2004 | 15:25 WIB)
Pemilu di Kota Kupang Bermasalah
(Senin, 05/04/2004 | 12:25 WIB)
Gula Kasar Ditahan di Pulau Lembar, Mataram
(Minggu, 04/04/2004 | 21:30 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data