TEMPO Interaktif, MATARAM:Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) yang Senin (21/7) pagi akan memilih gubernur NTB periode 2003-2008 kini diisolasi di Hotel Sahid Legi Mataram. Penjagaan dilakukan polisi yang memarkir dua sepeda motor di depan hotel. Sedangkan di depan pos pengamanan hotel yang berada di halaman depan juga siaga petugas yang ditempatkan.
Dari 55 orang anggota, empat orang pimpinan DPRD NTB yang tidak ikut menginap di sana. Masing-masing Ketua DPRD NTB Lalu Serinata yang juga calon yang akan dipilih dan tiga orang Wakil Ketua DPRD yaitu Abdul Kappi, Rahmat Hidayat dan Abdurachim di rumah masing-masing namun dilakukan pengamanan tersendiri.
Mereka dialokasikan menginap selama lima hari, sejak Sabtu (19/7) menggunakan dana APBD NTB sebesar Rp105 juta tidak termasuk empat orang pimpinan PRD NTB yang tidak menginap di Sahid Legi. Tetapi kamar hotel yang dipesan empat suite room yang tarifnya Rp800 ribu semalam, 25 deluxe room yang tarifnya Rp400 ribu semalam dan 26 superior room yang tarifnya Rp300 ribu. Tarif kamar tersebut tidak termasuk makan siang dan makan malam. Untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB ini, biayanya sebesar Rp1,5 miliar.
Ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Ahad (21/7) malam, Wakil Sekretaris Fraksi Partai Golkar Syaiful Islam mengatakan risih juga ketika ada yang hendak menemuinya, harus menjalani prosedur ketat. ‘’Tetapi ini memang kesepakatan yang harus dijalani,’’ katanya. Golkar menyalonkan Ketua DPD Golkar NTB Mesir Suryadi.
Sedangkan Ketua Fraksi Al Islami Lalu Putrajab yang menginap bersama lima anggota lainnya, juga melalui telepon seluler mengatakan berada di lantai tiga hotel tersebut dengan empat orang anggota Fraksi Ukhuwah meskipun berbeda calon gubernur dan wakil gubernur yang diajukan. Fraksi Al Islami mengajukan calonnya Lalu Serinata-Bonyo Thamrin Rayes, sama dengan Fraksi PPP – yang memiliki enam orang anggota. Sedangkan Fraksi Ukhuwah mengajukan Gubernur NTB Harun Al Rasyid – Sekretaris Daerah NTB Nanang Samodera.
Lalu Putrajab mengatakan, banyak tim sukses calon gubernur yang berada di hotel melakukan lobi-lobi. Sedangkan fraksinya sendiri tidak melakukan sesuatu kegiatan apapun. Pembicaraan tentang pilihan calon sudah dilakukan selama enam hari terakhir. ‘’Untuk target suara diserahkan kepada calon,’’ ujarnya.
Menurut Syaiful Islam, dari 21 orang anggota Fraksi Partai Golkar yang diketahui tidak mendukung ketuanya dalam pemilihan nanti ada empat orang.Yaitu Lalu Serinata yang ketua DPRD NTB dan calon gubernur yang diusulkan oleh fraksi PPP, dan dua orang pendukungnya Lalu Wiratmaja dan Lalu Koeshardi yang dinilai tidak mendukung Ketua DPD Golkar NTB Mesir Suryadi sebagai calon. Seorang lainnya, Abdul Hafid, diketahui mendukung Harun Al Rasyid.
supriyantho khafid-Tempo News Room