|
Pistol FN Hilang di Security Item Lion Air
Senin, 02 Mei 2005 | 12:28 WIB
TEMPO Interaktif, Ambon: Polres Ambon, Maluku menahan porter maskapai penerbangan Lion Air, Rolando Genewa, Minggu (1/5) petang. Rolando ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian karena menggasak pistol FN, peluru, serta dua magazen milik Suhendra, 41 tahun, penumpang yang berangkat dari Ambon dengan tujuan Jakarta.
“Sesuai prosedur, Suhendra telah melaporkan dan mengamankan senjata miliknya pada Security Item Lion Air, Ambon,” kata seorang petugas Bandara Pattimura, Laha, Ambon, tadi malam. Namun saat transit di Makassar, Sulawesi Selatan, Suhendra mengetahui pistolnya hilang. Ia kemudian melapor kepada petugas Polri di Bandara Pattimura dan Polsek Baguala, Ambon.
“Tersangka ditangkap setelah pemiliknya melaporkan kehilangan,” ujar Kapolres Ambon AKB Leonidas Braksan. Hingga lewat tengah malam, polisi memeriksa tiga saksi. Station Manager Lion Air, Ambon, Ivra Barens tidak menjawab telepon Tempo tadi malam.
Kehilangan barang di pesawat Lion Air tak hanya dialami Suhendra. “Saya kehilangan 2 jam tangan,” ujar Bili, warga Ambon yang pernah menggunakan jasa Lion Air. Muhamad Efendi, warga Ambon lainnya juga pernah kehilangan jam tangannya. Tasnya pun disilet, padahal barang itu dititipkannya di bagasi. Effendi tak melaporkan karena ia baru mengetahuinya setelah tiba di rumah. “Buang-buang waktu saja mempermasalahkan itu,” tutur Efendi, si pengusaha.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ambon, AK Jefri D. Juniarta belum memastikan apakah kasus ini ada hubungannya dengan kasus-kasus sebelumnya. “Pengembangan kasus akan terus dilakukan, mudah-mudahan kita dapat mengetahui apakah ada
kaitan dengan kasus-kasus kehilangan selama ini,” kata Jefri. yusnita tiakoly
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|