Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Maluku

Pejabat Maluku dan Tokoh Agama Bicarakan Insiden Ledakan
Selasa, 22 Maret 2005 | 12:20 WIB

TEMPO Interaktif, Ambon: Wakil Gubernur Maluku Muhammad Abdullah Latuconsina, bertatap muka dengan tokoh agama di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (22/3). Pertemuan ini terkait dengan insiden ledakan bom di Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, pada Senin malam (21/3), yang melukai 19 warga sipil.

"Pertemuan ini untuk mengantisipasi semakin meluasnya peristiwa yang belakangan ini dilancancarkan untuk memperkeruh kondisi Kota Ambon yang sudah sangat kondusif," kata M. Husein Toisuta, salah seorang pemuka agama Islam. Pernyataan itu dibenarkan Kepala Kesbang Linmas Setda Maluku A.R.Uluputty.

Peristiwa yang terjadi tidak jauh dari Pos Kamling Jalan Sultan Hasanuddin, Desa Batu Merah, sekitar pukul 21.30 wit itu menyebabkan 19 warga sipil luka parah, lima orang diantaranya akibat terkena serpihan granat yang dilempar orang tak dikenal. Sedangkan 14 orang lainnya luka-luka akibat terkena pecahan kaca mobil karena dilempari batu oleh warga setempat, yang menduga granat dilempar oleh penumpang angkot tersebut.

Angkot itu berhasil diamankan aparat di Markas Polisi di Tantui, Kecamatan Sirimau, Ambon.

Sementara itu, Ivon Sahalessy, salah seorang korban menuturkan, sesaat sebelum terjadi ledakan, terlihat dua kendaraan roda dua membuntuti angkot tersebut. Ketika sampai di sekitar tempat kejadian perkara, salah satu kendaraan roda dua itu merapat dan melemparkan bom ke atas angkot. Akibatnya, para penumpang panik dan berusaha melemparkan bom keluar mobil.

Beberapa saat kemudian, bom itu meledak. "Mobil yang kami tumpangi langsung oleng karena ban mobil pecah terkena bom," kata Ivon Sahalessy.

Peristiwa ini membuat Wakil Gubernur Maluku M.A.Latuconsina, Kapolda Maluku Brigjen Aditya Warman, dan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, turun ke lapangan dan menjenguk para korban yang dirawat di Rumah Sakit Al Fatah dan Rumah Sakit Bhayangkara Ambon.

Mochtar Touwe

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penduduk Ambon yang akan mengungsi di markas TNI AL Hallong akibat dari kerusuhan yang terjadi di Ambon [ Humas Pemda I Maluku; 20000814 ] KM Dobonsolo ketika bersandar di pelabuhan Ambon dengan latar belakang kota Ambon yang berasap akibat dari kerusuhan yang terjadi di Ambon [ ...; 20000814 ]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bom Meledak di Batu Merah Ambon
Granat Meledak, Dua Orang Terluka
Dua Bendera RMS Sambut Kedatangan Wisatawan di Ambon
Pemerintah Sediakan Dana Perbaikan Daerah Konflik Rp 288 Miliar
Sekjen FKM Divonis 9 Tahun Penjara
Siswa SMU Negeri 9 Ambon Berunjuk Rasa
TNI Tidak Akan Tarik Pasukan dari Papua dan Aceh
Bom Meledak di Ambon
Pengemudi Speedboat di Ambon Demo
Tokoh Agama Se-KTI Bertemu di Ambon
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Konflik di Maluku
Empat Tahap Resolusi Konflik
Alex Manuputty, Seorang Dokter yang Meneruskan Perjuangan RMS
Republik Maluku Selatan dari Masa ke Masa
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
Kepres RI No.38 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Penyelidik Independen Nasional Untuk Konflik Maluku
> selengkapnya...

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
Kepolisian Republik Indonesia
KPP Maluku Komnas HAM
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data