Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Bom Meledak di Batu Merah Ambon
Senin, 21 Maret 2005 | 00:02 WIB

TEMPO Interaktif, Ambon: Sebuah bom meledak di Jalan Batu Merah, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon. Akibat ledakan yang terjadi Senin (21/3) pukul 21.00 Wit tiga orang dirawat di RS Al Fatah. Mereka adalah Heri Purwanto (17 tahun), A Rafik (20) dan Rauf Kaplale (30), sementara satu korban lagi dirawat di RS Al Mukadam bernama Hendro (30).

Selain itu, masih ada korban lagi yang dirawat di RS Polri Tantui. Namun Tempo belum mendapatkan kepastian jumlah korban yang dirawat di sini. Heri Purwanto yang menjadi korban ledakam menjelaskan, "katong (kita) lagi duduk-duduk tiba-tiba ada ledakan, beberapa saat kemudian ada mobil angkutan kuning yang lewat," katanya. Kesaksian yang sama juga diungkapkan A Rafik.

Kabar ini lantas membuat marah warga yang berada di sekitar lokasi ledakan. Mereka melempar dengan batu sebuah mobil angkutan berwarna kuning yang sedang membawa dua penumpang. Kaca mobil bagian belakang hancur, dan seorang ibu beserta anaknya yang naik mobil tersebut terluka.

Hingga pukul 22.30 Wit, puluhan warga masih berkumpul di sekitar lokasi ledakan. Baru sekitar satu setengah jam kemudian mereka kembali ke rumah masing-masing.

Yusnita - Ambon

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terdakwa kasus peledakan bom di Wisma Bhayangkari, Anang Supena (kiri) berbincang-bincang dengan seorang polisi di luar kamar tahanan sebelum mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, 26 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/044/2003; 20030926]. Polisi tim Gegana polda Metro Jaya membawa bom yang diperkirakan belum meledak  di lokasi ledakan di sebuah rumah jalan Cikoko Barat III No. 23 RT. 03/RW. 05 Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa, 19/06/2001.[KORAN TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital I
Anang Supena
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pengacara Bom Kuningan Menolak Dakwaan Jaksa
Polda Mencari Penyebar Ancaman Bom WTC
Pedagang WTC Manga Dua Tidak Percaya Ancaman Bom
Filipina Klaim Tangkap Pengebom Kedutaan Australia
Granat Meledak, Dua Orang Terluka
Dua WNI yang Ditangkap Philipina Tidak Terkait Bom
Polisi: Bungkusan di Kantor PKS Bukan Bom
Dua Bendera RMS Sambut Kedatangan Wisatawan di Ambon
Isteri Kedua Noordin M. Top Segera Disidang
Megawati Akan Diminta Menjadi Saksi Kasus Ba'asyir
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Ledakan di Jakarta 2003
Bom di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru
Haji Bambang : Apa Mereka Belum Puas
Jejak Langkah Azahari
Empat Tahap Resolusi Konflik
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
PP RI No.24 Thn.2003 Tentang Tata Cara Perlindungan Terhadap Saksi, Penyidik, Penuntut Umum, Dan Hakim Dalam Perkara Tindak Pidana Terorisme
Kepres RI No.38 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Penyelidik Independen Nasional Untuk Konflik Maluku
> selengkapnya...

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
Badan Intelijen Negara
Kepolisian Republik Indonesia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data