Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Maluku

Peresmian anggota DPRD Maluku Berlangsung Aman
Kamis, 16 September 2004 | 12:46 WIB

TEMPO Interaktif, Ambo:Peresmian dan pengambilan sumpah dan janji 45 orang anggota DPRD Provinsi Maluku, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Maluku, Karang Panjang, Ambon, berlangsung aman tanpa ada gangguan pada Kamis (16/9).

45 anggota DPRD Maluku periode 2004 - 2009, yang baru diresmikan tersebut, terdiri dari 13 wajah lama dan 32 wajah baru. Dari 45 orang ini, 11 orang berasal dari Partai Golkar, 10 dari PDI Perjuangan, lima orang dari Partai Keadilan dan Sejahtera (PKS), empat orang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tiga orang dari Partai Demokrat.

Sedangkan Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Damai Sejahtera (PDS) masing-masing memperoleh dua kursi. Dan Partai Keadilan dan Pembangunan Indonesia (PKPI), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Pelopor, Partai Persatuan Nahdhatul Ummah Indonesia (PPNUI) dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) masing-masing memperoleh satu kursi.

Acara Pengambilan Sumpah dan janji anggota DPRD Maluku, itu dipimpin ketua DPRD Maluku periode 1999 - 2004 Z.Sahuburua, SH., dihadiri para anggota Muspida Maluku, Wakil Gubernur Maluku, para pejabat sipil, TNI dan Polri, pimpinan Parpol dan Ormas, serta anggota DPRD Maluku periode 1999 - 2004. Sedangkan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri.

Beberapa saat setelah berlangsungnya peresmian dan pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Maluku, sekitar 29 orang warga masyarakat hendak melakukan aksi unjuk rasa tapi para pengunjuk rasa tersebut dihalau satu satuan setingkat kompi (SSK) aparat keamanan, sehingga para pengunjuk rasa tidak dapat memasuki pekarangan Gedung DPRD Maluku. Mereka pun bubar dengan sendirinya.

Ke 29 orang pengunjuk rasa itu, menentang peresmian salah seorang anggota DPRD Malauku dari Partai bulan Bintang. Mereka memprotes pengambilan sumpah dan janji M.Saleh Wattihelu, karena anggota PBB ini ketika Pemilu 5 April lalu, memperoleh suara sedikit. Sedangkan caleg yang memperoleh suara lebih banyak, tidak dilantik. M.Saleh Wattihelu, sendiri berada pada nomor satu dalam daftar calon anggota DPRD Maluku dari Partai Bulan Bintang.

Mochtar Touwe - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pimpinan DPRD Kota Bandung Langsung Tandatangani Kontrak Politik
Pelantikan DPRD Sumut Di Demo Ratusan Mahasiswa dan Buruh
Pelantikan DPRD Makassar Dijaga Ketat
41 Calon Anggota DPRD Makassar akan Dilantik
DPRD Persoalkan Kunjungan 130 Kepala Desa ke Mega Center
Tujuh Anggota DPRD Depok Penuhi Panggilan Polisi
Pemprov NTB Tolak Kucurkan Dana Purna Bhakti
PKS Usut Dana Purnabhakti dan Asuransi DPRD Batam
Ratusan Massa Demo Pelantikan DPRD Depok
Mendagri Himbau Mahasiswa Tidak Hambat Pelantikan Anggota DPRD
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 110 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan DPRD
UU RI No.22 Thn.2003 Tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data