|
Meski Kemarau, Kalimantan Tengah Diguyur Hujan
Jum'at, 25 Juli 2008 | 18:33 WIB
TEMPO Interaktif, Palangkaraya:
Memasuki musim kemarau pada Juli 2008, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) masih diguyur hujan. Data dari satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), pada Juli ini ditemukan 10 titik panas.
“Meski demikian, Kalteng tertolong oleh turunnya hujan, sehingga lahan yang rawan kebakaran tidak mungkin terbakar," kata epala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Bandara Tjilik Riwut Kalteng Hidayat hari ini di Palangkaraya.
Hujan yang turun, kata dia, masih dibawah normal, sekitar 100 milimeter. Normalnya 150 milimeter per bulan. "Hujan yang turun membuat lahan basah dan tak mudah terbakar,” kata Hidayat. Meski demikian, Kalteng harus waspada karena puncak kemau mulai pada pertengahan Agustus dan September.
Menurut operator penyaji data kebakaran hutan dan lahan Kalteng Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, Andreas Dody Pratama mengatakan sejak 1-21 Juli ini belum ditemukan kebakaran lahan.
Karana WW
INDEKS BERITA LAINNYA :
|