Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kepolisian Palangkaraya Amankan 23 Kendaraan Spekulan BBM
Minggu, 01 Juni 2008 | 13:35 WIB

TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Kepolisian Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dalam dua hari ini menangkap dan mengamankan sebanyak 23 kendaraan. Meliputi: 21 kendaraan roda empat dan 2 kendaraan roda dua. Mereka diduga melakukan pembelian secara berulang lalu dijual kembali kepada pengecer dan industri.

“Mereka tertangkap tangan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Palangkaraya karena melakukan pembelian berulang dengan menggunakan jerigen, drum dan tangki double,” ujar wakil Kepala Polisi Resor Palangkaraya, Komisaris Polisi Gultom kepada wartawan di Palangkaraya, Minggu (1/6). Kepolisian melakukan razia ini guna mengantisipasi penimbunan bahan bakar minyak yang dilakukan spekulan.

Menurut Gultom, ke-23 pelaku yang diduga penimbun itu akan dikenai Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. ”Dengan ancaman hukuman antara 3 sampai 4 tahun dan denda antara Rp 3 sampai 4 miliar,” ujarnya. ”Kami akan terus merazia di sejumlah SPBU di Kota Palangkaraya agar BBM bersubsidi ini tidak salah sasaran dan sesuai dengan peruntukan. Dan yang terpenting tidak terjadi lagi antrean seperti 3 hari yang lalu.”

Secara terpisah Gubernur Kalimantan Tengah A. Teras Narang mengatakan, masih terjadinya atrean panjang di sejumlah SPBU di Palangkaraya antara lain karena masih terjadinya pemadaman listrik secara bergilir oleh PLN. Selain itu masih banyak SPBU yang masih belum mempunyai tenaga pembangkit listrik sendiri (genset). “Karena itu saya meminta kepada semua SPBU di Palangkaraya agar melengkapi dengan pembangkit listrik sendiri. Sehingga ketika PLN melakukan pemadaman listrik secara mendadak maka tidak ada lagi alasan menutup SPBU dengan alasan mati listrik,” ujarnya.

Dari pantauan di sejumlah SPBU di Palangkaraya, Minggu (1/6), masih terjadi antrean. Dalam dua hari terakhir, antrean sudah berkurang hanya sekitar 300 meter. Sebelumnya antrean mencapai 3 kilometer.

Karana WW


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk124075 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2008>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data