Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bos Pertamina Balikpapan Diperiksa
Jum'at, 30 Mei 2008 | 13:48 WIB

TEMPO Interaktif, Balikpapan:



Kepolisian Daerah Kalimantan Timur memeriksa seluruh general manager PT Pertamina Unit Pemasaran VI Balikpapan yang terkait kasus penjualan bahan bakar jenis solar bersubsidi kepada kapal swasta dengan harga industri.

Pejabat yang sudah diperiksa antara lain, mantan General Manager Pertamina Unit Pemasaran VI Balikpapan, Iqbal Hasan dan dan Giri Santoso dari Satuan Ekonomi Khusus Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Kaltim.

Menurut Direktur Reskrim Polda Kaltim, Komisaris Besar Arief Wicaksono, sebelumnya, Pertamina Balikpapan melakukan kerja sama dengan Sinar Pasific untuk penjualan bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi untuk kapal – kapal milik pemerintah.

Tapi, dalam pelaksanaannya, PT Sinar Pasific menjual solar subsidi kepada kapal swasta atau kapal asing dengan harga industri. "Ini jelas pelanggaran," kata Arief.

Kasus ini bermula dari penangkapan penyelundupan 3.700 kilo liter solar. Solar bersubsidi itu ditimbun di bungker service PT Sinar Pasific sebanyak 1.200 ton dan sisanya diangkut kapal LCT untuk menyuplai pasokan solar ke kapal pelayaran Indonesia dan asing.

Juru Bicara PT (Persero) Pertamina Unit Pemasaran VI Balikpapan, Bambang Irianto mengatakan solar yang disita polisi memang milik Pertamina untuk menyuplai kebutuhan kapal bersubsidi dan industri. Selama ini, Pertamina melayani kebutuhan solar kapal lewat Stasiun Pengisian BBM Umum terapung milik PT Sinar Pasific. "Kasus ini kami serahkan ke polisi.

SG Wibisono.

Dari Arsip Majalah TEMPO
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Memuntir Harga Minyak Impor | 21 Maret 2005
Tak Minyak, Arang pun Jadi | 21 Maret 2005
Tidak Akan Transparan | 14 Maret 2005
Penggarong Kayu Layak Dipancung | 07 Maret 2005
Adu Tangguh untuk Siapa | 07 Maret 2005
Di Luar Kontrol Pemerintah | 07 Maret 2005
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Minyak | 07 Maret 2005
Menanti di Ambang Tak Terjangkau | 21 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Demo BBM di Sulawesi Tengah Berakhir Bentrok
Tiga Mahasiswa Sekarat dalam Aksi Mogok Makan
Aksi Mogok Sopir di Jambi Berakhir Bentrok
Angkot Mogok, Transportasi Kupang Lumpuh
Pembakar Gambar SBY Ditangkap
Nelayan Kotabaru Demo BBM
Supir Angkot Medan Ancam Mogok Massal
Ribuan Buruh Jawa Timur Minta Revisi UMK
Angkot di Surabaya Mogok, Ribuan Penumpang Telantar
Konsumsi Bahan Bakar Minyak Masih Tinggi
> selengkapnya...

Referensi

Kutub-kutub Para Penentang
Berpihak pada Orang Kaya
Harga Premium Sekitar Rp 6.000
Siapa Boleh Membeli
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123981 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data