|
Ratusan Mahasiswa Long March ke Kantor Gubernur
Senin, 19 Mei 2008 | 10:08 WIB
TEMPO Interaktif, Samarinda:Sekitar 500-an mahasiswa, LSM dan buruh di Samarinda hari ini berunjuk rasa menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Mereka menuntut Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menolak rencana kenaikan harga BBM dalam pernyataan tertulis. "Kenaikan ini membuktikan pemerintahan SBY-JK pro terhadap modal asing seperti IMF," kata Japun, orator aksi.
Dalam aksinya kali ini pengunjuk rasa melakukan long march dari simpang Vorfo ke Kantor Gubernur, sekitar 3 kilometer. Dalam perjalanan mereka meneriakkan yel-yel turunkan BBM dan harga sembako.
Perjalanan mereka sempat terhenti di Pasar Segiri Samarinda. Mereka sempat berorasi di gerbang pasar induk itu. "Kenaikan harga BBM ini akan menimbulkan PHK massal," kata mahasiswa yang berorasi.
Selama perjalanan unjuk rasa, lalu lintas sempat terganggu karena aksi yang digelar menutupi ruas jalan. Sementara puluhan polisi berjaga-jaga dan mengawal jalannya aksi. Sementara itu di Kantor Gubernur juga sudah siap 60-an polisi dari satuan Dalmas untuk menjaga aksi ini.
FIRMAN HIDAYAT
INDEKS BERITA LAINNYA :
|