|
Serikat Pekerja Kalimantan Selatan Tolak Kenaikan Harga BBM
Kamis, 15 Mei 2008 | 14:24 WIB
TEMPO Interaktif, Banjarmasin:Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Kalimantan Selatan menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). ”Kami menolak kenaikan harga BBM,” kata Ketua Konfederasi SPSI Kalsel H Sadin Sasau di Banjarmasin hari ini.
Penolakan itu merupakan hasil konferensi daerah K-SPSI ke 3 di Banjarmasin yang berakhir 15 Mei 2008. Konferensi daerah itu dihadiri tujuh konfederasi, di antaranya sektor kehutanan, sektor transportasi, sektor kimia dan energi, dan sektor pekerja bank niaga dan asuransi.
Alasan penolakan karena kenaikan harga BBM akan menjadi penyebab naiknya harga sembako, kehidupan pekerja semakin terpuruk, dan upah minimum provinsi (UMP) tidak mampu menyesuaikan adanya kenaikan harga sembako.
Untuk tahun 2008, UMP pekerja di Kalimantan Selatan Rp 825.000 per bulan, sedangkan UMP sektoral pekerja Rp 866.250 per bulan, dengan jumlah pekerja terbanyak di sektor perkayuan, yakni 30.000 buruh.
Selain itu, kenaikan harga BBM juga dapat menjadi pemicu terjadinya perubahan status buruh dari karyawan tetap menjadi tenaga kontrak harian dan buruh borongan.
Khaidir Rahman
INDEKS BERITA LAINNYA :
|