|
Siswa Panti Rehabilitasi Narkoba Minta Kembali ke Sekolah
Kamis, 15 Mei 2008 | 14:12 WIB
TEMPO Interaktif, Palangkaraya:
Siswa panti rehabilitasi narkotika dan obat-obatan (narkoba) Galelea di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah meminta kepada pemerintah agar bisa meneruskan pendidikan yang tertunda selama mengikuti program rehabilitasi. Para pecandu mengaku menginginkan ijasah sekolah untuk masa depan mereka.
Hal itu diungkapkan Edo, staf pengajar di pant rehabilitasi tersebut. Menurut dia, para pecandu narkoba yang berada dipanti ini rata-rata berusia antara 17 tahun hingga 25 tahun. Paling besar berusia 33 tahun. Secara jenjang pendidikan jumlah siswa yang putus sekolah ditingkat SMA ada 5 orang, SMP ada 3 orang dan SD ada 5 orang.
"Mereka menginginkan untuk bersekolah kembali setelah sekian lama harus berhenti karena harus mengikuti program rehabilitasi," katanya. Saat ini, ada 209 orang pecandu narkoba dengan rincian 136 berasal dari Kalimantan Tengah dan sisanya sebanyak 73 orang berasal dari luar daerah.
Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalteng Hardy Rampay ketika dihubungi menyambut baik keinginan dari para pemakai narkoba yang kebanyakan siswa usia sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikanya untuk masa depan mereka.
"Saya menyarankan bila memang dipanti belum ada fasilitas pendidikan, sebaiknya mereka mengikuti paket C untuk ujian tingkat SMA, paket B untuk ujian mendpatkan ijasah SMP dan paket A untuk mendaptkan ijasah Sekolah Dasar"ujarnya.
Karana WW
INDEKS BERITA LAINNYA :
|