Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Diminta Serius Tangani Listrik di Kalimantan
Rabu, 07 Mei 2008 | 13:41 WIB

TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Empat gubernur se-Kalimantan mendesak pemerintah pusat untuk serius mengatasi kekurangan pasokan energi listrik yang melanda empat provinsi di Kalimantan.

Penegasan ini diungkapkan Koordinator Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK) yang juga Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang di Palangkaraya, Rabu (8/5).

Empat gubernur se-Kalimantan, kata Teras, kemarin telah melakukan pertemuan di Jakarta dengan salah satu agenda terkait krisis listrik yang sudah lama terjadi di Kalimantan. Selain Teras, tiga gubernur lainnya adalah Gubernur Kalsel Rudi Arifin, Gubernur Kalbar Cornelis, dan Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh.

"Selama ini empat provinsi di Kalimantan merupakan penyumbang batubara terbesar, yakni sekitar 240 juta metrik ton per tahun, tapi kenyataan kita semua tahu kelistrikan di Kalimantan masih sangat menyedihkan dan masih byar pet. Kita ini punya SDA yang melimpah, tapi masih juga belum tuntas masalah kelistrikannya. Ini artinya masih ada kebijakan pemerintah pusat yang belum pas dengan Kalimantan," ujarnya.

Menurut Teras Narang, ada beberapa jalan yang akan ditempuh untuk segera mencari solusi, di antaranya pada pertengahan bulan Mei mendatang empat gubernur se-Kalimantan akan bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM). Menteri BUMN, Direktur PLN.

Karana WW

Dari Arsip Majalah TEMPO
Listrik Padam, Untung Ada Bulan  | 02 Maret 1999
Bisnis Sepekan  | 25 Agustus 2003
Molor Terganjal Obligasi  | 28 Juli 2003
PLN dan Krisis Listrik  | 02 Juni 2003
Bisnis Sepekan | 26 Januari 2004
Mengantisipasi Krisis Listrik  | 28 Oktober 2002
Rokade di Ronde Terakhir  | 09 Juli 2001
Saat Gelap Menelan Ibu Kota  | 16 September 2002
Cendana: Kartu Sakti Presiden  | 26 Pebruari 2001
Bebas Giliran | 21 Mei 1977
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Minta PLN Lebih Tanggap
Para Gubernur Sumatera Keluhkan Listrik ke Presiden
Krisis Listrik Hambat Investasi
Kalimantan Timur Masih Defisit Listrik 35 Megawatt
Industri Pelanggan PLN di Solo Diminta Hidupkan Genset
Lima PLTU Luar Jawa Mundur Hingga 2011
Pasokan Energi PLN Baru Aman Mulai 2009
PT Kawasan Industri Medan Undang Pemasok Listrik Swasta
Warga Kembali Demo PLN Samarinda
Investasi Listrik Rp 42 Miliar di Nias Sia-sia
> selengkapnya...

Referensi

Hemat Energi Versi PLN

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122647 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data