|
Masyarakat Palangkaraya Keluhkan Pemadaman Lisrik
Senin, 11 Juli 2005 | 12:19 WIB
TEMPO Interaktif, Palangkaraya: Masyarakat Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mengeluhkan pemadaman listrik yang tidak beraturan. Mereka menyatakan, pemadaman tanpa pemberitahuan membuat usaha masing-masing terganggu.
Junaidi, 44 tahun, pengusaha penggilingan bakso di Pasar Palangkasari, Senin (11/7) mengungkapkan, akibat pemadaman listrik secara tiba-tiba, usahanya terancam gulung tikar. "Mesin penggiling daging sapi untuk bakso ini semuanya menggunakan listrik," ia berlasan.
Menurut dia, pengusaha bermodal kecil seperti dirinya kalah bersaing dengan pengusaha bermodal besar yang memiliki genset kala listrik mati. "Akhinya pelanggan saya akan lari semua," tuturnya.
Antonius Sadino, 27 tahun, pemilik persewaan komputer, mengaku sangat keberatan dengan PLN yang tidak memberi tahu sebelu pemadaman. "Komputer saya banyak yang rusak karena lampu tiba-tiba padam dan kemudian tiba-tiba hidup kembali," kata dia.
Pelaksana Harian Manager PLN Cabang Palangkaraya Sukahar kepada wartawan, Senin(11/7), mengatakan, permintaan tambahan pasokan solar kepada Pertamina Banjarmasin hingga kini belum direspons. Bila tidak segera dipenuhi, kata dia, pemadaman akan semakin luas. Karana WW
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|