Berita terkait selengkapnya Surat Pembaca(11 April 2005) Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN(11 April 2005) Surat Pembaca(04 April 2005) APBN-P 2005 (Tidak) Realistis?(04 April 2005) Bisnis Sepekan(04 April 2005) DPR Tidak Serius(28 Maret 2005) Proyek Sarat Insentif(28 Maret 2005) Jalan Lain Mencari Investor(28 Maret 2005) Besar Pasak daripada Tiang(28 Maret 2005) Dilema Pemain Baru(21 Maret 2005) Minyak Panas di Gedung Parlemen(21 Maret 2005) Menyumbat Kebocoran Minyak(21 Maret 2005) Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan(21 Maret 2005) Saya Tak Berkompeten Membubarkan Tim Terpadu(21 Maret 2005) Sepi di Laut, Bergairah di Darat(21 Maret 2005) Untung Besar di Jalur Impor(21 Maret 2005) Minyak Tanah untuk Rakyat(14 Maret 2005) Bak Kembali ke Perut Bumi(14 Maret 2005) Tergagap di Tingkat Lokal(14 Maret 2005) Jangan Sampai Ugal-ugalan(28 Pebruari 2005) Status yang Menghentikan Subsidi(28 Pebruari 2005) Mau Naik Terang-Benderang(28 Pebruari 2005) Dilema SBY(28 Pebruari 2005) Inflasi dan Dampak Kenaikan BBM pada Near-Poor(28 Pebruari 2005) Mengapa Harga Pada Naik, Pak?(28 Pebruari 2005) Surat Pembaca(21 Pebruari 2005) Menanti di Ambang Tak Terjangkau(21 Pebruari 2005) Di Antara Pilihan(21 Pebruari 2005) Tegang Menjelang Naik(21 Pebruari 2005) Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin(14 Pebruari 2005) Perubahan demi Kaum Miskin(14 Pebruari 2005) Ramai Kaget Tagihan Naik(17 Januari 2005) Belum Rugi, Hanya Ragu(20 Desember 2004) Waswas Tercekik di Tangan Swasta(20 Desember 2004) Buang Jauh Mimpi itu(20 Desember 2004) Buah Kekalahan Pertamina(20 Desember 2004) Rp 157 Miliar Akibat Listrik Padam (24 Mei 1999) Asal Tak ke Jenewa (24 Mei 1999) Jalan Terjal Mengganti BBM(06 Desember 2004) Bolong di Ujung Tahun(06 Desember 2004) Menyuruh Perang tanpa Senjata(06 Desember 2004) Ketika Purnomo Tersengat Karaha(06 Desember 2004) Bukan Cuma Pertamina yang Kandas (09 Maret 1999) Ketika Harga Bensin Dibebaskan (09 Maret 1999) Listrik Padam, Untung Ada Bulan (02 Maret 1999) "Kami Juga Mau Untung" (14 Pebruari 1999) Tiket Pesawat Naik? Tunggu Dulu... (14 Pebruari 1999) Tetap Tugu, di Pertamina (14 Pebruari 1999) Bisnis Sepekan(29 November 2004) "PLN Tak Mungkin Bangkrut"(19 Januari 1999) Kedungombo di Kotopanjang(08 November 2004) Mengkaji, Bukan Merevisi(01 November 2004) Dari Fujian Datangnya Harga(18 Oktober 2004) Bisnis Sepekan(11 Oktober 2004) Maskapai dalam Pasungan (14 Juni 2004) Anggaran Masih Aman (07 Juni 2004) Politik Kenaikan Harga Minyak (31 Mei 2004) Menakar Keberanian Megawati (31 Mei 2004) Eddie Widiono Suwondho: ?Sulit Menarik Investor Jika Tarif Tidak Naik? (03 Mei 2004) Seperti Balapan tanpa Garis Finis (03 Mei 2004) Bisnis Sepekan (20 Oktober 2003) Geliat Asing di Pom Bensin (29 September 2003) Sirkus Utang Terus Berulang (08 September 2003) Bisnis Sepekan (25 Agustus 2003) Ujian Kepemimpinan Presiden Baru(04 Oktober 2004) Mahal Disetrum Inefisiensi (18 Agustus 2003) Lima Sen Sudah Untung (18 Agustus 2003) Bisnis Sepekan(08 Maret 2004) Simalakama Suralaya (04 Agustus 2003) Molor Terganjal Obligasi (28 Juli 2003) Bisnis Sepekan(23 Pebruari 2004) Presiden Baru dan Migas(04 Oktober 2004) Asap Wangi dari Metromini(04 Oktober 2004) Labirin Gelap dan Rumit(04 Oktober 2004) Listrik Naik Lagi (07 Juli 2003) PLN dan Krisis Listrik (02 Juni 2003) Giliran Gelap di Jawa-Bali (02 Juni 2003) Bisnis Sepekan(26 Januari 2004) Perang PLN dengan Pertamina? (26 Mei 2003) Tata Niaga BBM (19 Januari 2004) Pesawat Berbahan Bakar Hidrogen-Oksigen (26 Mei 2003) Antara Harapan dan Kecemasan (26 Mei 2003) Klaim Karaha Dibayar (05 Januari 2004) Subsidi Pertamina Seret(27 September 2004) Truk Berbahan Bakar Minyak Sayur (05 Mei 2003) Kongsi Cina dan Listrik Palembang (05 Mei 2003) Dan Pemenangnya… Siemens! (21 April 2003) Pilih Mahal, Meski Rugi (14 April 2003) Yang Menyelinap di Tanjung Jati (14 April 2003) Tarif Naik, PLN Belum Untung (07 April 2003) Masih Dirajai Si Kuda Laut (07 Maret 2003) BBM dari Minyak Jojoba (31 Maret 2003) Dari Jepang untuk Langit Biru (31 Maret 2003) Keluhan untuk PLN (17 Maret 2003) Mempertanyakan Pilihan PLN (17 Maret 2003) Disetrum Muara Tawar (17 Maret 2003) PLN di Persimpangan E dan F(03 Maret 2003) Revaluasi PLN dan Tarif Listrik (10 Pebruari 2003) Dipermalukan Tarif Tetangga (03 Pebruari 2003) Harga dan Konglomerat (27 Januari 2003)