|
PLN Kalsel Nyatakan BBM PLTD Kritis
Rabu, 06 Juli 2005 | 18:41 WIB
TEMPO Interaktif, Banjarmasin:PT PLN Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan stok solar untuk bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sektor Barito berkekuatan 20 megawatt dalam kondisi kritis, karena jumlah stok solar hanya untuk satu hari.
Jika pasokan solar dari Pertamina mengalami masalah atau tersendat, maka PLTD yang saat ini menyuplai listrik sekitar 50 persen dari kebutuhan listrik keseluruhan wilayah Kalisel dan Kalteng itu dikhawatirkan tidak bisa dioperasikan.
"Kami sempat mematikan mesin PLTD pada hari Selasa kemarin karena masalah BBM," ungkap Pimpinan Wilayah PT PLN Kalsel dan Kalteng Ir Ari Agus Salim, kepada Tempo, Rabu (6/7).
Menurut Ari, penyebab kritisnya stok BBM itu karena pihak Pertamina hanya bisa memberikan jatah 200 kiloliter per hari. "Padahal hanya untuk PLTD Sektor Barito saja dibutuhkan solar 300 kiloliter per hari," ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Kalsel Tursandi Alwi telah melayangkan surat ke General Manager Pertamina Kalimantan dengan tembusan Dirut PT Pertamina pusat terkait masalah krisis BBM itu. "Semua pihak tentunya tidak ingin ada masalah dalam penyaluran listrik akibat soal BBM," ujar Tursandi.
khaidir r
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|