|
Pasokan Batubara ke Paiton dan Suralaya Terhambat
Rabu, 22 Juni 2005 | 17:35 WIB
TEMPO Interaktif, Banjarmasin:Pasokan batubara dari PT Arutmin Indonesia Tambang Kalsel untuk PLTU Paiton dan PLTU Suralaya terhambat karena kegiataan tambang batubara PT Arutmin yang menjadi pemasok utama di kedua PLTU dihentikan.
"Kegiatan pertambangan PT Arutmin dihentikan sejak 20 Juni untuk lokasi tambang batubara Senakin dan tanggal 22 Juni untuk tambang Satui," kata Kepala Perwakilan Humas PT Arutmin Indonesia Kalsel Hanafi Arief didampingi konsultan hukum perusahaan, H Adrian SH, kepada wartawan di Banjarmasin, Rabu (22/6).
Penyebab terhentinya kegiatan tambang di dua lokasi itu karena dua ponton berisi BBM jenis solar milik PT Arutmin ditangkap oleh KRI Layang milik TNI AL yang melakukan razia (sweeping) di wilayah timur dan perairan Kotabaru tanggal 16 Juni.
"Padahal ponton berisi solar itu dilengkapi dengan certificate quantity of loading (CQL) dari PT Pertamina Balikpapan," H Adrian SH menambahkan.
Adrian menjelaskan, ponton dengan nama lambung Velerie berisi 18 ribu kiloliter solar dan ponton Ruhama mengangkut 14 ribu kiloliter solar dari PT Pertamina Balikpapan tujuan PT Arutmin Kalsel saat ini dititipkan di Lanal Kotabaru Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
khaidir r
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|