Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan Tolak Penunjukan Pengadaan Logistik Pilkada
Kamis, 21 April 2005 | 17:19 WIB

TEMPO Interaktif, Banjarmasin: Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Selatan menolak sistem penunjukan langsung untuk pengadaan logistik pemilihan kepala daerah (pilkada) sebelum ada payung hukum dari presiden bagi daerah yang melaksanakan pemilihan pada Juni mendatang.

Ketua KPU Kalimantan Selatan, Syahrani Ambo Oga, kemarin, mengatakan bahwa kasus yang menimpa anggota Komisi Pemilihan Umum Pusat Mulyana W. Kusumah membuat KPU daerah lebih berhati-hati. “Mendingan kita tunda untuk menunggu Kepres (Keputusan Presiden), ketimbang mengambil resiko besar,” ujarnya.

Buntutnya, persiapan pilkada terhambat, bahkan pelaksanaannya sendiri bisa ditunda. Menurut Ketua Kelompok Kerja KPU Kalsel, Muhammad Effendi, yang pasti, jadwal pemilihan pasangan calon gubernur dan tujuh bupati/walikota yang semula jatuh pada tanggal 8 Juni terpaksa ditunda. Namun sampai kapan penundaan ini dilakukan, belum ada kejelasan.

Muhammad Effendi juga mengatakan bahwa sebenarnya Departemen Dalam Negeri telah menjanjikan akan ada Keputusan Presiden yang mengatur tentang bolehnya KPUD yang melaksanakan pilkada bulan Juni 2005 untuk melakukan pengadaan logistik dalam bentuk penunjukan langsung.

Kalau Kepres itu turun dalam pekan ini, berarti KPUD Kalsel punya dasar hukum penunjukan langsung logistik. “Tapi kalau tidak turun di bulan April ini, kami jadi susah,” kata Effendi.

Khaidir R.

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731]. Gubernur baru NTB Drs H. L. Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H.B. Thamrin Rayes mengucapkan sumpah janji saat dilantik  Mendagri Hari Sabarno di DPRD NTB, Senin 1/9/2003. Mereka terpilih untuk periode 2003-2008 mengantikan Gubernur lama Drs. H. Harun Alrsayid dan wakilnya H. Syahdan SH, SP, MBA, MM
[TEMPO/Taufik Subarkah; Digital Image; 20030901]
Yogie SM
Gubernur NTB
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pilkada Medan Butuh Rp 4 miliar
Semua Pasangan Cagub Jambi Tak Punya Ijazah SD
Disayangkan TNI Ikut Pilkada
Kubu Badrul Kamal Berharap Koalisi Kebersamaan Kembali Utuh
DPR: TNI Aktif Berhak Mencalonkan Diri dalam Pilkada
Politik Uang Akan Warnai Pemilihan
KIPP Menolak Anggota TNI/ Polri Ikut Pemilihan
Calon Kepala Daerah dari Golkar Harus Buktikan Janji
Partai Demokrat Melaju Tanpa Koalisi
Lima Pasang Calon Walikota Akan Berlaga di Pemilihan Walikota Depok
> selengkapnya...


Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
PP RI No. 151 Tahun 2000 Tentang Tatacara Pemilihan, Pengesahan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Lima Perkara Korupsi Selesai Sebelum 2009
M. Mahfud M.D.: Saya Akan Mendapat Kepuasan Batin
Korea Selatan Bantah Kesehatan Kim Memburuk
Kaka Mungkin Bergabung Manchester City
KPUD Sumatera Selatan Akan Percepat Pengumuman

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data