Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banjir Rendam Areal Transmigrasi Kapuas
Rabu, 20 April 2005 | 16:02 WIB

TEMPO Interaktif, Palangkaraya: Puluhan rumah warga transmigran eks proyek lahan gambut (PLG) sejuta hektar di Desa Dadahup Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terendam banjir sejak Minggu (17/4). Air menggenangi rumah, ladang mereka hingga setinggi 50 sentimeter.

Warga tidak dapat bekerja di ladang atau mencari rotan. Mereka mengandalkan hidup dari hasil panen tahun kemarin. Menurut Sudibyo, 44 tahun, warga transmigrasi Desa Dadahup, mengungkapkan banjir di tempat tinggal mereka sebenarnya hampir selalu terjadi setiap tahun, tapi pemerintah setempat tak peduli. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa selain berharap air cepat surut,“ kata Sudibyo, Selasa (19/4).

Terjadinya banjir di lokasi eks PLG yang saat ini terbengkali ini karena sejumlah saluran induk (primer) di pemukiman transmigrasi, dan bermuara ke Sungai Barito saat ini kondisinya mengalami pendangkalan . Saluran sekunder (terusan) yang merupakan anak sungai saluran primer juga mengalami hal yang sama. Ini diperparah lagi dengan pintu air saluran primer di muara sungai tidak berfungsi sempurna.

Penjabat Gubernur Kalteng Sondjuangon Sitomorang mengatakan Pemerintah Kabupaten Kapuas sudah mendirikan posko terapung di atas kapal kayu di lokasi banjir. ”Posko terapung akan membantu warga dan memenuhi segala keperluan mereka seperti sembako, beras dan obat-obat serta memberikan informasi kepada pemkab Kapuas.” karana ww

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mobil dan anak-anak yang bermain di jalanan yang digenangi air karena banjir di jalan Proklamasi, Jakarta , 18 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K2A/040/2001; 20010702]. Presiden Soeharto ketika menerima kunjungan Ketua IGGI, JP Pronk, Jakarta. [Setneg; 12D/021/1992; 20030408].
Presiden Soeharto dan JP Pronk
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Majalengka Utang Rp 4,3 Miliar ke BI
Transmigrasi eks Proyek Lahan Gambut Banjir
Akibat Banjir, Trans Kalimantan Terancam Putus
Sekolah di Jakarta Barat Terancam Banjir
Kalimantan Tengah Segera Perbaiki Infrastruktur di Barito
PLN Beri Keringanan Bagi Industri di Bandung
Ratusan Hektare Tanaman Padi Rusak di Sumbawa
Sungai Barito Meluap, Barito Utara-Selatan Lumpuh
Perbaikan Bendung Bekasi Molor
Penyakit Pasca Banjir di Jambi
> selengkapnya...


Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Utang Makin Menumpuk, CGI Jalan Terus
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi
> selengkapnya...

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Departemen Keuangan
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Warga Pakistan Aniaya Perempuan
Pemekaran Tidak Serius Bebani Keuangan Negara
Lightning Bolt
Presiden Akui Banyak Program Belum Tersosialisasi Luas
Zuma untuk Gwen Stefani

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data