|
Kalimantan Tengah
Sungai Barito Meluap, Barito Utara-Selatan Lumpuh
Senin, 11 April 2005 | 13:25 WIB
TEMPO Interaktif, Palangkaraya: Dua ribu orang warga Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengungsi ketempat yang lebih tinggi dan gunung-gunung. Gara-gara air di Sungai Barito meluap sampai setinggi 4 meter.
Banjir yang sudah terjadi sejak dua pekan belakangan, Hari Minggu (10/4) kemarin memakan korban. Ny. Gogh, 66 tahun, warga Desa Bintang Ninggi Dua, Kecamatan Teweh Tengah, ditemukan warga tewas disekitar rumahnya akibat terseret arus banjir.
Menurut Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten
Barito Utara, Ferry Kusmiadi, Pemerintah daerah setempat telah memberikan bantuan terpal untuk tempat berlindung, sembako dan obat-obatan. Pembagian bantuan untuk korban banjir pemda bekerja sama dengan pihak kecamatan setempat. "Karena pihak kecamatanlah yang paling tahu kondisi warganyanya yang mengungsi dan tempat pengungsiannya,"katanya.
Sedangkan banjir di Kabupaten Barito Selatan mulai meluas. Ketinggian air sudah mencapai 2 meter dan menggenangi gampir seluruh wilayah Kota Buntok, Ibukota Kabupaten Barito Selatan. Menurut Hamdani, 35 tahun, warga Jalan Pelita, banjir itu mengenangi kantor Bupati
Kabupaten Barito Selatan, rumah jabatan Bupati dan
kantor-kantor pemerintahan lainnya. "Hampir semua
Pegawai Negeri Sipil tidak bekerja karena tempat
mereka kebanjiran setinggi hampir semeter,"katanya.
Jalan Trans Kalimantan Ruas Ampah, Barito
Selatan ke arah Muara Teweh, Barito Utara, pada km. 65,
tepatnya di Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang banjir setinggi dua meter, jalanan sempat lumpuh.
Karana WW
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|