Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tim Investigasi Mulai Usut Penyebab Jatuhnya Pesawat DAS
Senin, 28 Maret 2005 | 17:13 WIB

TEMPO Interaktif, Palangkaraya:

Tim investigasi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara, Departemen Perhubungan, dan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (28/3), bertolak ke Kabupaten Barito Utara untuk meninjau lokasi jatuhnya pesawat milik Dirgantara Air Service (DAS). Seperti diketahui, pesawat type Casa 212 dengan nomor penerbangan PK-VSN hari Sabtu (26/3) lalu) sekitar pukul 15.00 WIB terperosok di ujung landasan Bandara Beringin Muara Teweh, Ibukota Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah. Dalam kecelakaan ini, ke 19 penumpang, termasuk tiga awak pesawat, selamat.


Menurut Kepala Sub Dinas Transportasi Udara Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah Aritonang, pihaknya mendampingi tim investigasi yang dikirim dari Jakarta. “Kami ke sana untuk melihat apa penyebab kecelakaan. Apakah akibat faktor pesawat atau ada penyebab lain,” kata Aritonang kepada wartawan, Senin (28/3).

Sedangkan kepala perwakilan DAS Palangkaraya Napari Daud pada hari yang sama menegaskan pesawat yang celaka itu masih laik terbang. “Jadi, ini murni musibah,” kata dia. Pesawat itu berangkat dari Bandara Syamsoodin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan tujuan Muara Teweh. Saat hendak lepas landas setelah transit di Palangkaraya, pesawat gagal lepas landas. Ihwal santunan bagi para korban, menurut Napari, karena tidak ada penumpang yang tewas atau cedera, maka tidak diberikan asuransi.

Karana WW-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh  dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]



Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lion Air Makassar-Ambon Kehabisan Oksigen
Anggaran Pendidikan Kota Solo Hanya 2,5 Persen
Polri Bentuk Tim Menyelidiki Penyebab Jatuhnya Cassa 212
Permukaan Sungai Cisadane Mulai Meninggi
Kompetisi Sekolah Lingkungan Resmi Dibuka
Empat Departemen Tertibkan Bisnis Militer
Mabes Polri Belum Tahu Penyebab Jatuhnya Pesawat
Pesawat Jatuh di Papua, 14 Orang Tewas
Hasil Investigasi Tak Dapat Dijadikan Barang Bukti
Bandara Ahmad Yani Kembali Normal
> selengkapnya...


Referensi

Pesawat Cassa 212 PK 2032
PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data