Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kalimantan Tengah

Kejaksaan Segera Memeriksa Ketua DPRD Lamandau
Jum'at, 18 Maret 2005 | 11:43 WIB

TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Ketua dan lima anggota DPRD Kabupaten Lamandau segera diperiksa Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah sebagai saksi terkait kasus korupsi penyimpangan dana APBD 2004 yang dilakukan bekas Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lamandau Alfonso Sadar sebesar Rp 41 miliar.

Kejaksaan telah menerima surat izin pemeriksaan dari Gubernur Kalimantan Tengah Asmawi Agani untuk pemeriksaan keenam wakil rakyat itu. Penegasan ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi Abdul Hakim Ritonga ketika ditemui Tempo di Palangkaraya, Jumat (18/3).

Keenam wakil rakyat yang segera diperiksa itu masing-masing Mozes Pause (Ketua), Tomy Hermal (anggota), Edy Yakop (anggota), Eddy Panji (anggota), Ujang Mawardi (anggota), Alfius Jinggo (anggota).

"Mereka ini akan kami periksa masih sebagai saksi pada kasus penyimpangan dana APBD Kabupaten Lamandau tahun 2004 sebesar Rp 41 miliar yang dilakukan mantan Asisten Alfonso Sadar. Kami telah menerima surat izin Gubernur Kalteng untuk pemeriksaan," ujar Ritonga.

Menurut Ritonga, pihaknya saat ini masih menunggu surat izin dari Persiden RI untuk memeriksa Bupati Lamandau Bustani Mahmud dan wakilnya Afani, dan surat izin dari Mendagri untuk memeriksa anggota DPRD Kalteng Dante Theodorus, yang pada periode sebelumnya (1999-2004) menjadi anggota DPRD Kabupaten Lamandau.

"Selain itu kami juga masih menunggu surat izin pemeriksaan rekening dari Gubernur Bank Indonesia," tambahnya.

Karana WW

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terdakwa kasus korupsi Pertamina dalam proyek pembangunan kilang minyak exor Balongan, Tabrani Ismail memberikan penjelasan kepada hakim ketua dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 9 Oktober 2003. [TEMPO/Santirta M; K18A/449/2003; 20031009]. Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset dengan memasang foto Ketua DPR, Akbar Tandjung di samping perangkap tikus di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025].
Tabrani Ismail di PN Jakpus
Protes Anti Korupsi
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penanganan Dugaan Korupsi Tanah Karangsari Tak Jelas
Dugaan Korupsi di Dephan Dilaporkan BPK ke DPR
Kejaksaan Negeri Solo Kembali Perpanjang Masa Penahanan Mantan Pimpinan DPRD
Gubernur NTT Ijinkan Polisi Periksa DPRD
Korupsi di Suku Dinas Pertamanan Segera Diadili
Tersangka Kasus Suap Monsanto 45 Orang
Kejati Banten Teliti Dugaan Korupsi di PT ASDP Merak
Eselon I yang Korup Dibersihkan
DPRD Minta Kapolda Klarifikasi Status Hukum Gubernur NTT
Polisi Periksa Mantan Ketua DPRD Terkait Korupsi Rp 12 Miliar
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data