|
Para Pejabat Kotawaringin Timur Mundur
Minggu, 13 Maret 2005 | 14:35 WIB
TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Hampir semua pejabat teras Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah –mulai dari bupati, wakil bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) dan asisten bupati – mengundurkan diri. Mereka mengundurkan diri untuk kemudian mencalonkan diri menjadi Bupati Kotim periode 2005-2010. Akibatnya, pejabat Bupati Kotim kelabakan mencari penggantinya.
Pejabat Bupati Kabupaten Kotim, Suwandi, mengatakan hal itu kepada pers, Sabtu (12/3) di Palangkaraya. Menurut Suwandi, ia diangkat Gubernur Kalteng Asmawi Agani untuk menjadi penjabat bupati karena menggantikan Bupati Wahyudi Anwar dan Wakil Bupati Thamrin yang habis masa jabatannya. Setelah diangkat, menurut Suwandi yang sebelumnya Asisten III Pemerintahan provinsi (Pemprov ) Kalteng, dirinya
Setelah diangkat, Suwandi juga ditinggalkan Gerhad Nion, Sekda dan Muhlan Sapri Asisten I Pemkab Kotim, yang juga turut mencalaonkan diri dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) bupati Kotim periode 2005-2010 pada 23 Juni 2005..
“Dalam waktu dekat saya harus segera mengangkat beberapa penjabat pelaksana tugas untuk mengantikannya dan mengisi pos-pos jabatan yang ditinggalkan,” kata Suwandi yang sebelumnya menjabat Asisten III Pemerintahan Provinsi. Namun, meski hampir semua jabatan masih lowong karena ditinggal penjabatnya, pemerintahan Kotim tetap berjalan biasa dan tidak terjadi krisis kepemimpinan.
Sementara itu, diperkirakan serah terima jabatan penjabat Gubernur Kalteng direncanakan 15 Meret 2005 mendatang di Jakarta. Pelantikan caretaker Gubernur Kalteng akan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Mohamad Ma’ruf setelah selesainya masa tugas Gubernur Kalteng Asmawi Agani dan Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Nahson Taway yang telah habis masa jabatannya pekan lalu (8/3).
“Kabarnya, kemungkinan pelantikan akan dilaksanakan pekan ini tanggal 15 (15/3) mendatang yang dilaksanakan serempak dengan Provinsi Kalsel dan Sumatra Barat (Sumbar) dan Provinsi lainnya yang masa tugas gubernurnya habis dan mau melaksanakan pemilihan kepala daerah,” ujar Gubernur Asmawi, Sabtu (12/3) kepada pers di Palangkaraya. Pelantikan akan dilaksanakan di Jakarta.
Namun hingga saat ini Asmawi juga belum mengetahui siapa yang menggantikannya sampai gubenur definitif dilantik. “Saya hanya menerima radiogram yang isinya gubernur dan wakil gubernur diharapkan untuk terus melaksanakan masa tugas sampai penjabat gubernur dilantik.” Jabatan Gubernur Asmawi dan wakilnya, Nahson Taway berakhir pekan lalu (8/3). Namun diperpanjang sesuai perintah Menteri Muhamad Ma’ruf. l karana ww
INDEKS BERITA LAINNYA :
|