|
Banjarmasin
Hujan Buatan Gagal Tinggikan Air Riam Kanan
Rabu, 23 Pebruari 2005 | 21:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hujan buatan gagal menaikkan ketinggian air di waduk Riam Kanan, Kalimantan Selatan. Padahal, hujan bikinan yang telah menelan dana Rp 2,8 miliar itu diharapkan PT Perusahaan Listrik Negara wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dapat menambah air waduk, sehingga tiga turbin berkapasitas masing–masing 10 mega watt dapat digerakkan.
Proyek hujan buatan ini pun lalu dihentikan. Menurut Deputi Manager Humas Perusahaan Listrik Negara di Kalimantan Selatan, Rahardjo, selama 20 hari pelaksaan hujan buatan, sejak 10 Januari hingga awal Febuari, hanya mampu menambah ketinggian muka air waduk dari 53,21 meter menjadi 53,74 meter. "Melihat kondisi ini, hujan buatan yang direncana kan tiga paket terpaksa dihentikan," ujar Rahardjo, Rabu (23/2).
Rahardjo tak mau menyebut proyek hujan buatan gagal. Dia lebih suka disebut tak sesuai perkiraan.
Semula, awan yang berada diatas waduk Riam Kanan tebal dan banyak mengandung bibit air hujan. Namun, kenyataan hanya awan tipis yang dia di atas bendungan ini. Karenanya, kendati telah dilakukan penyemaian pada awan-awan itu, akhirnya curah hujan yang turun tidak sesuai diharapkan.
Proyek hujan buatan ini semula diharapkan mampu mengatasi tinggi jadwal pemadaman listrik di kawasan tersebut.
Khaidir R
INDEKS BERITA LAINNYA :
|