Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pekan Baru

Gapki: Ekspor CPO Indonesia Diprediksi Menurun
Kamis, 03 Juni 2004 | 16:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memprediksikan volume ekspor CPO (Crude Palm Oil) Indonesia akan mengalami gangguan penurunan pada tahun ini. Hal ini merupakan akibat Cina melakukan kebijakan penurunan impor atas komoditas itu sekitar 50% dari rata-rata impornya sebesar 200.000 ton per bulan.

Ketua umum GAPKI Derom Bangun mengatakan importir Cina dengan dalih terjadi pengetatan likuiditas di negaranya merencanakan bahkan mulai melakukan pengurangan pembelian CPO di pasar internasional termasuk produksi asal Indonesia.

Bahkan, kata Bangun, tidak hanya akan mengurangi impor sekitar 50% atau menjadi 100.000 ton per bulan dari rata-rata impornya sebanyak 200.000 ton per bulan, importir Cina itu disebut-sebut sudah mengajukan permintaan penundaan ekspor pesanan mereka kepada eksportir mitranya di negara-negara produsen termasuk Indonesia.

“Ada prediksi volume ekspor CPO Indonesia seperti halnya dari negara produsen lainnya akan mengalami gangguan atas kebijakan Cina itu. Cina merupakan salah satu pembeli CPO terbesar dunia dengan rata-rata impor sekitar 200 ribu ton per bulan,” katanya pada Tempo News Room, Kamis (4/6).

Dia menambahkan selain dari Cina, penurunan permintaan CPO ke Indonesia juga dirasakan eksportir nasional dari pembeli India. Berdasarkan data, katanya, pada April lalu, impor CPO India hanya 180.000 dari permintaan pada Bulan Maret sebanyak 320.000 ton. “Penurunan permintaan dari India itu juga semakin menguatkan prediksi bakal terjadi gangguan serius pada volume ekspor CPO nasional,”katanya

Bangun belum bisa memprediksikan berapa besar maupun berapa lama terjadinya penurunan ekspor CPO Indonesia. “Belum bisa diprediksi karena eksportir khususnya yang memiliki cash flow yang baik dipastikan akan mampu dan berusaha menyimpan stok produksinya untuk menekan kerugian perusahaannya maupun menghindari tertekannya terus harga jual CPO di pasar internasional,”tegasnya.

Bagaimanapun, tutur Bangun menambahkan, produksi atau panen kelapa sawit maupun proses pengolahannya menjadi CPO Indonesia tidak bisa dihentikan.

Dia mengatakan volume ekspor CPO Indonesia tahun 2004 diperkirakan mencapai sekitar tujuh juta ton dari total produksi sepanjang tahun ini yang diestimasikan sebesar 10,4 juta ton.

“Tapi yang sudah pasti akibat kebijakan penurunan permintaan dari Cina dan termasuk India itu, harga CPO di pasar internasional langsung mengalami penurunan tajam yang juga berdampak pada penurunan harga TBS (tandan buah segar) di tingkat petani di Indonesia,”kata Presdir PT Kinar Lapiga Medan itu.

Bangun mengungkapkan harga CPO di pasar internasional (Rotterdam) akhir Mei lalu tinggal US$460 per ton atau turun sebesar US$80 per ton dari harga pertengahan Bulan Mei yang masih mencapai US$540/ton.

Sementara harga CPO di pasar lokal Indonesia turun dari Rp4.900 per kg menjadi Rp 4.300 per kg dan harga TBS menjadi Rp700/kg-Rp750/kg dari Rp900/kg sebelumnya
“Petani jelas langsung merasakan dampaknya. Sementara eksportir sedikit tertolong dari penurunan ekspor itu karena menguatnya nilai tukar dolar AS atas Rupiah.”

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bea Cukai Curigai Dua Importir Daging Ilegal
Pemerintah Akui Peredaran Benih Palsu
Peluang TPT di Pasar Uni Eropa Terbuka
Rupiah Melemah, Pengusaha Retail Naikkan Harga
Pemerintah Akan Perpanjang Penutupan Impor Beras
Presiden Optimis Industri Tekstil Tingkatkan Devisa
PDB Triwulan I 2004 Tumbuh 3,54 Persen
Serikat Pekerja Perhutani Berunjuk Rasa
Eksport Hasil Perikanan Terus Meningkat
Izin Pengerukan Pasir Laut Langgar UU
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 34 Thn.2003 Tentang Kebijakan Nasional Di bidang Pertanahan

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2004>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data