Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pilkada Bandung

Trendi Berkampanye Secara Estafet
Jum'at, 25 Juli 2008 | 20:24 WIB

TEMPO Interaktif, BANDUNG:Memulai kampanye perdananya hari Jumat (25/7) ini, pasangan kandidat Walikota Bandung Taufikurrahman dan Deni Trisnahadi (Trendi) memilih mengelar kampanye secara estafet di 30 kecamatan. Cara ini dianggap efektif bertemu warga ketimbang mengumpulkan mereka dalam lapangan terbuka.

Diiringi beberapa mobil, Taufiqurahman menyapa warga di seputaran Bandung Barat. Ia mulai dari Kecamatan, Andir, Cicendo, Sukasari, Cidadap dan berakhir di Bandung Utara. Disitu, ia berdialog dengan warga Ciumbuleuit.

Adapun Deni Trisnahadi menyapa warga di seputaran Bandung Tengah. Deni mulai dari Kecamatan Antapani, Cicaheum, Ujung Berung, Arcamanik dan Berakhir di Gede bage.

Ditemani puluhan kader, Deni alias Abu Syauqi keluar masuk gang menyapa warga. Sekaligus cara Deni berkenalan dengan warga secara langsung.

Jurus kampanye estafet ini menurut Agus Widodo, tim sukses Trendi, dianggap efektif membidik massa mengambang. Selain juga, lebih efisien dan irit biaya.

Widodo membandingkan dengan kampanye mengerahkan massa di satu lapangan terbuka. Selain tidak membuat kandidat dikenal warga, juga membutuhkan dana tak sedikit.

Menurut Widodo, meski estafet, tetap saja pihaknya mengerahkan sekitar 10 ribu kader PKS yang tersebar di 30 Kecamatan. Namun mereka hanya konsentrasi di kecamatan masing-masing. “Tidak bergerak pada satu titik,"ujarnya.

Selama kampanye itu, menurut Widodo, Trendi hanya membagikan brosur dan program kerja di wilayahnya. Para Kader hanya mengantar calon Walikota dan Wakilnya sesuai dengan wilayah kerjanya masing masing. Misalnya kader antapani hanya boleh mengatar sampai batas wilayah Arcamanik setelah itu diserahkan pada kader daerah lain.

"Kami juga akan melakukan kampanye terbuka dengan massa pada satu titik. Tapi, sistimnya masih sedang dibicarakan dan di kaji," ujarnya.

Alwan Ridha Ramdani


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk129047 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data