|
Antisipasi Pemadaman Bergilir:
Camat Wajib Sediakan Lampu Petromak dan Genset
Senin, 21 Juli 2008 | 19:35 WIB
TEMPO Interaktif, MALANG:Sebanyak 33 camat di Kabupaten Malang diwajibkan menyediakan lampu petromak untuk tiap tempat pemungutan suara. Selain lampu petromak, para camat juga harus menyediakan obor dan mesin genset.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pemadaman listrik secara bergilir yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat berlangsungnya pemungutan suara pemilihan gubernur Jawa Timur, 23 Juli mendatang.
“Kami berharap PLN tidak melakukan pemadaman bergilir saat pemungutan suara pilgub berlangsung,” kata Wakil Bupati Malang Rendra Kresna seusai mengadakan pertemuan dengan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari, Senin (21/7).
Pemadaman listrik, kata Rendra, bisa menimbulkan kerawanan saat penghitungan suara berlangsung. Sebab, penghitungan suara di tingkat PPK (panitia pemilihan kecamatan) biasanya berlangsung hingga malam. Sedangkan penghitungan suara di tingkat PPS (panitia pemungutan suara) biasanya berlangsung hingga sore saja.
"Meski kita berharap penghitungan suara bisa selesai siang hari, namun untuk mengantisipasi kerawanan, maka camat saya perintahkan untuk menyediakan penerangan lain sebagai pengganti listrik, yakni lampu petromak dan genset, kalau perlu menyediakan obor," tegasnya.
Secara terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malang Andry Dewanto Ahmad, menegaskan seluruh persiapan pelaksanaan pemilihan gubernur Jawa Timur sudah mantap. Seluruh logistik yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pemilihan gubernur sudah didistribusikan ke PPK dan PPS. Abdi Purmono
INDEKS BERITA LAINNYA :
|