Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kasus Pemotongan Dana Banjir Pasuruan:

Besok, Kejaksaan Mulai Lakukan Penyidikan
Selasa, 08 Juli 2008 | 11:02 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Penyelidikan terhadap kasus pemotongan dana banjir untuk 104 warga Desa Patebon, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, segera ditingkatkan ke tingkat penyidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Bangil Muhammad Sjafaruddin Madjid mengatakan kepada Tempo, Selasa (8/7), “Kasus itu akan kami tingkatkan ke tingkat penyidikan. Insya Allah, besok (Rabu, 9/7) Kasi Pidsus (Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus) kami mengurus berkasnya agar penyidikan dimulai.”

Sejauh ini, kata Madjid, pihaknya sudah memeriksa sepuluh orang; antara lain kepala desa, perangkat desa, pengurus BPD (badan perwakilan desa), dan camat. Namun, belum seorang pun dari mereka yang ditetapkan menjadi tersangka.

Warga Patebon sendiri sempat berdemonstrasi di halaman Kejaksaan Negeri Bangil pada Rabu (2/7). Mereka menuntut kepala desa dan perangkat desa ditangkap karena diduga memotong dana bantuan banjir.

Dana bantuan senilai Rp 171 juta bagi 104 korban berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada pertengahan Februari lalu. Namun, oleh pihak desa, dana ini dipotong hingga berjumlah sekitar Rp 58 juta.

Besaran dana bantuan untuk korban banjir bervariasi. Bagi korban yang rumahnya rusak ringan mendapat Rp 700 ribu, rusak sedang Rp 1,5 juta, dan rusak berat Rp 3 juta.

Tetapi, banyak korban yang rumahnya rusak berat justru mendapat Rp 1,5 juta atau dipotong 50 persen. Bantuan bagi korban-korban yang rumahnya rusak ringan dan sedang juga dipotong antara Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu.

Sebagai pengingat, pada Rabu (30/1) malam silam, sembilan kecamatan di Kabupaten Pasuruan dan tiga kecamatan di Kota Pasuruan dilanda banjir bandang. Seorang warga dilaporkan tewas, ribuan rumah terendam air, sejumlah rumah, perkantoran, dan sekolah rusak.

Luapan air Kaliwelang dan Rejoso merendam kecamatan Purwosari, Wonorejo, Kejayan, Rejoso, Gondangwetan, Grati, Kraton, Bangil, dan Pasrepan.

Sedangkan luapan air Kaligembong merendam seluruh wilayah Kota Pasuruan yang terdiri dari tiga kecamatan, yakni Bugulkidul, Purworejo, dan Gading. Abdi Purmono


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk127690 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data