|
Pemerintah Janjikan Rumah Bagi Korban Semburan Gas Liar
Kamis, 03 Juli 2008 | 21:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, mengatakan, konsep ganti rugi bagi korban Lapindo yang berada di tiga Desa Siring bagian Barat, Jatirejo Barat, dan Mindi, masih menunggu persetujuan Presiden. Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) saat ini sudah menentukan konsep ganti rugi bagi bagi warga di kawasan yang saat ini banyak bermunculan semburan liar (Bubble).
’’Kita sudah bicarakan, konsepnya adalah mereka akan kita berikan rumah dikawasan lain. Nantinya jika di rumah asal mereka ternyata gasnya berhenti, warga masih memiliki hak untuk menempati kembali rumah mereka,’’ kata Bachtiar, yang juga sebagai Dewan Pengarah BPLS, usai menyerahkan kunci rumah secara simbolik bagi korban Lapindo yang telah melakukan ikatan jual beli dengan PT Minarak Lapindo Jaya, di kawasan komplek perumahan Kahuripan Nirwana Resort, Kamis (3/7).
Menurut Bachtiar, konsep ini sama halnya dengan memberikan dua rumah sekaligus bagi korban Lapindo, yaitu satu rumah dikawasan yang telah ditentukan, satunya adalah rumah mereka semula. ’’Jadi rumah mereka yang asli sampai kapanpun tetap milik warga,’’ katanya sembari menambahkan, dana ganti rugi untuk warga di tiga desa tersebut, diambilkan dari anggaran pembangunan dan belanja negara (APBN).
Selain tiga desa tersebut, presiden menurut Bachtiar, juga akan segera merevisi Prepres no 14 tahun 2007, menyangkut perluasan peta terdampak, sehingga kawasan tiga desa lainnya, yaitu Besuki, Kedungcangkring, dan Pejarakan, bisa mendapatkan ganti rugi. Sebagian besar wilayah itu, saat ini sudah terendam lumpur.
Ditempat yang sama, Deputi Bidang Sosial BPLS Sucahyono membenarkan adanya konsep baru bagi warga dikawasan semburan gas liar. ’’Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah diputuskan,’’ kata Sucahyono.
Menurut Sucahyono, sembilan RT di tiga desa tersebut telah direkomendasikan oleh tim independen yang dibentuk Gubernur Jatim, segera direkosi karena kawasan tersebut mengeluarkan banyak semburan gas liar yang mudah terbakar. Rohman Taufik
INDEKS BERITA LAINNYA :
|