|
Menolak Kenaikan BBM, Tujuh Mahasiswa Mogok Makan
Jum'at, 23 Mei 2008 | 16:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tujuh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam melakukan aksi mogok makan mulai Jumat (23/5) hingga Minggu (25/5) mendatang. Aksi di Perempatan Jalan Veteran atau depan Kampus UB ini digelar untuk memprotes rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Mereka yang mogok makan terdiri dari empat laki-laki dan tiga wanita. Mereka adalah Agus Andi, Eric Fadel, Ilham Andi, Harun Permadi, Nikita Hafsari, Anggun Indah, dan Aqni Istifar. Menurut Koordinator aksi, Tegar Fadel, peserta aksi kemungkinan akan bertambah pada Sabtu esok.
Tegar mengatakan mogok makan terpaksa dilakukan karena Pemerintah bersikukuh untuk menaikkan harga BBM meski mendapat tentangan dari banyak kalangan. Selain itu, mogok makan merupakan bentuk kesengsaraan yang akan timbul dengan adanya kenaikan harga BBM.
Aksi mogok makan dilakukan dengan menggelar sebuah tenda di trotoar. Selain aksi mogok makan, mahasiswa melakukan orasi untuk mengkampanyekan penolakan kenaikan harga BBM. Mahasiswa juga mengadakan aksi anti-kenaikan dengan menggalang tandatangan di sebuah kain. Hingga Jumat sore, mahasiswa sudah memperoleh lebih dari 600 tandangan dari berbagai lapisan masyarakat.
Setelah memnyelesaikan aksi mogok makan, mahasiswa akan kembali turun ke jalan untuk menggelar demontrasi. Aksi turun ke jalan akan dilakukan dengan berjalan kaki menelusuri jalan-jalan protokol di Kota Malang pada Senin mendatang. Bibin Bintariadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|