Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Akan Panggil Pejabat Ditjen Pajak
Selasa, 13 Mei 2008 | 03:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian Daerah Jawa Barat berencana memanggil sejumlah pejabat dari Direktorat Jenderal Pajak, Departemen Keuangan. Pemanggilan ini terkait kasus korupsi bidang perpajakan yang melibatkan perusahaan multimedia PT First Media Tbk. “Siapa pun yang terkait baik para pejabat maupun wajib pajak dan konsultan pajak akan segera kami panggil,” kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Susno Duadji.

Dia melanjutkan, para pejabat Ditjen Pajak akan dimintai keterangan terkait penyidikan kasus korupsi bidang perpajakan senilai Rp 5 miliar. “Terutama yang terlibat dan mengetahui pembuatan Surat Pajak Terutang perusahaan yang memberi komisi ke tersangka,” katanya. Tiga pegawai Ditjen Pajak telah ditetapkan sebagai tersangka, mereka adalah YH, AD dan H.

Sejak bulan lalu, Polda Jawa Barat menyelidiki dugaan kasus korupsi yang dilakukan pegawai di Direktorat Jenderal Pajak. Semula Polisi memeriksa dan menetapkan YH sebagai tersangka. Sebelumnya YH menjabat sebagai pemeriksa di Kantor Wilayah Khusus Jakarta.

Kasus ini berawal dari temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mencurigai adanya transfer uang 500 ribu dolar AS (sekitar Rp 4,5 miliar). Uang tersebut dialirkan ke rekening sebuah bank BUMN atas nama YH, sebagai upah pengurusan pajak perusahaan. Modusnya antara lain dengan menghitung pajak sendiri sejak 2004 dan 2005. Akibatnya jumlah yang dibayarkan jauh lebih kecil dibandingkan angka yang seharusnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap YH, belakangan polisi juga menangkap AD dan H. Keduanya adalah tim pemungutan pajak yang diketuai oleh H. “Jadi tersangka sementara ini ada tiga orang,” kata Susno.

Erick Paberkah Hardi



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122954 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data