|
Satu Juta Anak Usia SD Tak Bersekolah
Rabu, 27 Juli 2005 | 16:57 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Di jenjang sekolah dasar potensi anak yang meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotor mulai dikembangkan dan menentukan keberhasilan pada jenjang berikutnya. Namun sayang, menurut Direktur Pendidikan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar Depdikas, Suprapto, “Hingga saat ini kurang lebih satu juta anak usia sekolah dasar di Indonesia masih belum bersekolah atau putus sekolah," katanya di Solo, kemarin malam.
Karena itu, alokasi anggaran sebesar Rp 6,27 triliun sebagai dana kompensasi BBM diharapkan dapat menekan jumlah mereka. “Ke depan, diharapkan sudah tidak ada lagi anak miskin yang tidak bersekolah karena alasan ekonomi,” ujar Suprapto.
Sebab seluruh beban biaya operasional sekolah yang meliputi pendaftaran, iuran bulanan, biaya ujian, bahan dan biaya praktik telah ditanggung pemerintah melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS). Menurut Suprapto, dana BOS bakal dicairkan pada bulan Agustus mendatang.
Sementara itu, semua SD dan SMP di Solo diwajibkan memiliki rekening di BRI untuk menerima pencairan dana BOS. Instruksi tersebut, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kota Solo, Kuswanto datang dari pemerintah pusat melalui Badan Bina Program.
Instruksi ini jelas berbeda dengan pernyataan Menko Kesra Alwi Shihab (Tempo Interaktif, 26/7) yang mengatakan bahwa dana kompensasi Bahan Bakar Minyak
(BBM) di bidang pendidikan ke daerah melalui PT Pos langsung ke masing-masing rekening sekolah. Imron Rosyid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|