Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tiga Lokasi Peternakan di Boyolali Positif Flu Burung
Selasa, 26 Juli 2005 | 16:11 WIB

TEMPO Interaktif,
Solo
:Berdasarkan hasil uji Laboratorium Balai Penyelidikan Penyakit Viterinia (BPPV), Wates, Yogyakarta, tiga sentra peternakan puyuh di Kabupaten Boyolali positif terkena serangan virus flu burung.

Pemerintah setempat hanya mengeluarkan imbauan agar para peternak di Desa Karangmojo, Kecamatan Klego, Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, dan Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngemplak untuk tidak memelihara puyuh terlebih dahulu.

"Tetapi yang sudah terlanjur, Dinas Peternakan memberikan vaksin cuma-cuma dan menerapkan bio security di tiga lokasi tersebut," kata Djoko Waluyo, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali, saat ditemui di kantornya, Selasa
(26/7).

Menurut dia, ternak unggas yang positif terkena virus flu burung sudah dimusnahkan April lalu. Ketika itu, ribuan puyuh mati mendadak dan dicurigai terkena virus tersebut sehingga pihaknya berinisiatif untuk melakukan pemeriksakan di laboratorium BPPV Yogyakarta.

Hasil pemeriksaan tersebut baru diterima Dinas Peternakan, ternyata ternak milik sekitar 50 penduduk di tiga desa tersebut memang terserang virus flu burung.

"Jadi sebenarnya virus AI (Avian Influenza) di Boyolali itu bukan barang baru. Tetapi kami bergerak cepat, langsung memusnahkannya dan unggas yang baru dipelihara penduduk langsung diberi vaksin," ujar Djoko.

Puyuh yang dimusnahkan di Klego mencapai puluhan ribu ekor. Sekarang di desa itu hanya ada sekitar 28.975 ekor puyuh dari 104.575 sebelumnya. Imron Rosyid dan Anas Syahirul

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Peternak Terima Pembayaran Ganti Rudi
Pemerintah Kabupaten Sragen Larang Peternakan Babi
Pompa Bensin Jalan Tanah Abang II Tak Beroperasi
Pasien yang Diduga Flu Burung Membaik
Wartawan Foto Tempo Tak Terinfeksi Flu Burung
Keluarga Cemaskan Ari Sudarma Terkena Flu Burung
WHO : Infeksi Flu Burung di Tangerang Mungkin Lewat Kontaminasi Lingkungan
Menjelang Pemusnahan, Sejumlah Babi Hilang
Disiapkan 4 Lubang Untuk Bakar Babi
Kasus Flu Burung, Pemerintah Diminta Tunggu Hasil Labaratorium
> selengkapnya...


Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Flu Burung Mungkin dari Tangerang

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data