|
Dua Tahun, Ratusan Murid SD Belajar di Bawah Tenda Darurat
Senin, 25 Juli 2005 | 16:49 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Ratusan murid SDN 2 Kertamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sudah dua tahuh ini terpaksa belajar bergiliran di bawah tenda plastik. Hal itu terpaksa dilakukan akibat tiga kelas sekolah mereka ambruk yang diterjang angin puting beliung pada 2003 lalu tak kunjung dibangun kembali oleh dinas pendidikan daerah setempat.
Suhanda, guru senior di SD yang berlokasi di seberang Danau Jatiluhur tersebut mengatakan sudah mengajukan proposal perbaikan sejak bangunan itu rubuh. "Janjinya sih akan secepatnya diperbaiki, tapi nyatanya tetap dibiarkan," kata dia dengan nada
memelas.
Menurut Odang, sejawat Suhanda, tenda plastik berukuran 6X8 meter dengan penyangga dari batangan kayu dan bambu itu merupakan hasil iuran orang tua murid baru kelas 1. Setiap siswa ditarik Rp 15 ribuan. "Jalan keluarnya memang hanya itu," ujarnya.
Dedy Effendy, Kepala Seksi Prasarana dan Kelembagaan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Kabupaten Purwakarta, berjanji akan memperioritaskan
bangunan baru unit gedung sekolah tersebut. "Dana yang disiapkan sekitar Rp.50 juta," kata Dedy.
Kecuali SD 2 Kertamanah, lanjut dia, saat ini tercatat ada 10 unit bangunan SD lainnya yang juga dalam kondisi rusak berat, 89 lainnya roboh. Nanang Sutisna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|