|
Pesawat Tempur Latih Diperkirakan Jatuh
Kamis, 21 Juli 2005 | 14:33 WIB
TEMPO Interaktif, Malang:Pesawat tempur latih jenis Oviten milik Pangkalan Udara Abdul Rahman Saleh, Malang, diperkirakan jatuh setelah kehilangan kontak sejak pukul 04.00 dinihari, Kamis (21/7), saat latihan tempur tahunan Garuda Perkasa untuk persiapan 17 Agustus.
Pesawat Oviten itu diawaki dua orang personil AURI yang namanya belum bisa dikonfirmasi, hanya diketahui berpangkat mayor (instruktur) dan letnan satu. Informasi yang diperoleh Tempo menyebutkan, pesawat sebelum hilang kontak melintas di Kecamatan Wajak dan Gondanglegi, Kabupaten Malang, bersama 10 pesawat lain seperti Hercules, Cassa, dan F-16.
Lokasi jatuhnya pesawat masih simpang siur, di antaranya ada yang menyebut di kawasan Hutan Pronojiwo, tepatnya di Dusun Celaket, Desa Argosari, Kecamatan Jabung, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Nongkojajar, Pasuruan.
Informasi lain menyebutkan di kawasan hutan Desa Tangkil Sari, Kecamatan Tirto Yudo. Ada juga yang menyebutkan di Gungung Lawangan, yang masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Namun hingga kini pihak LANUD masih tutup mulut dan tidak mau memberi keterangan.
Komandan LANUD Marsekal Pertama Yushan Sayuti bersama Kapolres Malang meninjau beberapa lokasi di atas, tapi tidak berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat. Saat ini, Tempo bersama Tim SAR Mahameru, personel Polsek Jabung, dan Jagawana Dinas Kehutanan Kabupaten Malang sedang menyisir kawasan hutan Pronojiwo.
abdi poernomo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47704_high_thumb.jpg) |
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47706_high_thumb.jpg) |
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|