|
Pasokan Ayam Dari Solo ke Jakarta Turun 50 Persen
Kamis, 21 Juli 2005 | 12:12 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Pasokan ayam kampung maupun pedaging dari Solo ke Jakarta dan sekitarnya dalam dua hari terakhir menurun hingga 50 persen.
“Setelah Menkes secara resmi menyatakan kematian Pak Iwan karena virus flu burung, permintaan kiriman ayam langsung drop sampai 50 persen," ungkap Haryanto, pedagang ayam di Pasar Ayam Silir Solo, Kamis (21/7).
Rekannya, Amwari dan Siti Yamtinah mengamini pernyataan Haryanto. Mereka mengeluh kasus flu burung di Indonesia seakan tak kunjung selesai, sehingga berpengaruh terhadap omset penjualan ayam. Masing-masing pedagang berlainan dalam penurunan permintaan pasokan dari Jakarta, kisarannya rata-rata antara 15-30 persen.
Pasar Ayam Silir merupakan pasar ayam terbesar di Solo dan sekitarnya. Pasar ini menerima pasokan dari bakul ayam maupun peternak dari Kabupaten Klaten, Sragen, Wonogiri, Boyolali, Sukoharjo bahkan dari beberapa kota di Jawa Timur. Di pasar itu tercatat 115 pedagang ayam.
“Rata-rata setiap pedagang memasok ke Jakarta 1.000 sampai 2.500 ekor ayam per harinya. Dalam beberepa hari terakhir ini pasokan itu dikurangi sampai 500 sampai 1.000 ekor,” tutur Sriyono, petugas di Kantor Pengelola Pasar Ayam Silir Solo. Anas Syahirul
INDEKS BERITA LAINNYA :
|