|
Jeritan Peternak Ayam Sukabumi Akibat Flu Burung
Rabu, 20 Juli 2005 | 23:21 WIB
TEMPO Interaktif, Sukabumi:Sedikitnya 1.500 ekor ayam bukan ras (buras) milik peternakan ayam Nanda Farm mati dalam waktu dua hari. Kematian massal tersebut mulai diketahui Selasa (19/7) pagi.
Menurut Ade Zulkarnaen, pemilik Nanda Farm, di lokasi peternakannya di Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, penyebab kematian ayam tersebut karena flu burung. Namun, untuk memastikan kebenarannya, masih menunggu hasil pemeriksaan secara laboratorium. "Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi sudah memonitor ke sini dan mengambil sampel darah ayam untuk memastikan flu burung atau bukan,"katanya.
Kejadian yang sama pernah dialami Ade pada Februari lalu. Saat itu, seluruh ayam di peternakan Ade mati. "Seluruh ayam di sini dengan jumlah 2.000 ekor mati tanpa sisa,"ujarnya. Akibat kematian itu ia rugi ratusan juta rupiah. "Nampaknya kematian ini akan terus terjadi. Ayam-ayam di sini mati secara bertahap,"katanya.
Agar tak meluas wabahnya ayam yang mati dibakar. "Kami berharap Pemkab Sukabumi mengambil langkah cepat untuk menangggulangi kasus ini. Sebab, sebagai peternak rakyat, jika kejadiannya seperti ini terus akan mengakibatkan peternak kehabisan modal dan usahanya,"ujar Ade. Bukan itu saja, bahkan para peternak kini meninggalkan hutang yang semakin menumpuk.
Deden Abdul Aziz
INDEKS BERITA LAINNYA :
|