Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ibu Bunuh Diri Bersama Anak Balitanya
Rabu, 20 Juli 2005 | 18:39 WIB

TEMPO Interaktif, Boyolali:Nasib tragis menimpa keluarga Jiyono (32), warga Dukuh Jantir, Boyolali, Jawa Tengah. Istri Jiyono, Mujinem (30), dan anak keduanya, Astiwi (2), ditemukan tewas gantung diri, Rabu (20/7) siang.

Menurut keterangan yang dihimpun, kejadian bunuh diri itu terungkap ketika anak pertama korban, Annisa (9), siswi kelas III SD baru saja pulang dari sekolah. Ia menemukan pintu rumahnya terkunci rapat dari dalam. Karena curiga, Annisa kemudian meminta tolong tetangganya yang bernama Sawitri untuk membukakan pintu rumah.

Karena pintu sulit dibuka, Sawitri pun mengintip lewat lubang. Alangkah terkejutnya ia ketika mendapati Astiwi tergantung di atas plafon rumah. Sawitri pun berteriak-teriak meminta tolong kepada para tetangga. Setelah pintu didobrak, warga sangat terperanjat karena mendapati Ny Mujinem dan anaknya tergantung di atas plafon (blandar) rumah dengan leher terjerat. Ny Mujinem menggantung dengan terjerat selendang sedang anaknya dengan seutas tali tambang plastik.

Dugaan sementara, korban tewas karena bunuh diri. Sebelum gantung diri, Ny Mujinem diduga terlebih dulu membunuh anaknya dengan menjerat memakai tambang plastik. Setelah itu ia sendiri menggantung di blandar kayu rumahnya tersebut.

"Dari hasil penyelidikan sementara, dugaan kuat karena bunuh diri. Barang bukti berupa peralatan bunuh diri kita amankan, sedang untuk motifnya kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami akan meminta keterangan suami dan saksi-saksi lainnya," papar Kasatreskrim Polres Boyolali, Ajun Komisaris Irfan Rivai, Rabu (20/7).

"Akhir-akhir ini ia sering mengeluh soal ekonomi kepada saya. Kalau sama saya ia memang dekat, sering berkeluh kesah dan akhir-akhir ini terutama soal ekonomi," papar Sawitri, tetangga korban yang rumahnya berdekatan.

anas syahirul

Dari Arsip Majalah TEMPO
Jalan Buntu di Saat Krisis  | 01 Pebruari 1999
Tentang Jiwa Muda yang Risau  | 20 Oktober 2003
Saminten, Jasad yang Terlunta  | 25 Agustus 2003
Mati Terempas di Negeri Singa  | 25 Agustus 2003
Manimaren, Pertanyaan Tersisa  | 11 Agustus 2003
Bantuan yang Hilang | 11 Agustus 2003
Dari Gelombang ke Tepian Air | 11 Agustus 2003
Sesosok Tubuh di Ujung Lorong | 11 Agustus 2003
Kidung Kematian di Hari Selasa | 11 Agustus 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tahanan Polda Tewas Gantung Diri
Polisi Masih Mencari Motif Gantung Diri Pelajar SMP
Pelajar SMP Bunuh Diri
Trend Pria Jakarta 2005 : Bunuh Diri
Dililit Utang, Kepala Stasiun Gantung Diri
Murid TK Tewas Diduga Gantung Diri
Kakek 90 Tahun Gantung Diri
Kuburan Napi Bunuh Diri Dibongkar Kembali
Tahanan LP Krobokan Tewas Gantung Diri
Polisi Bunuh Diri di Gereja Kotabaru
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data