|
Ribuan Ayam Petelur Mati Mendadak di Banyumas
Rabu, 20 Juli 2005 | 18:16 WIB
TEMPO Interaktif, Banyumas:Ribuan ayam petelur di Banyumas, Jawa Tengah mati mendadak dengan sebab yang masih misterius. Sebagian besar yang mati adalah ayam petelur yang belum memulai masa produksi bertelurnya.
Sebelum mati, ayam-ayam itu tidak menampakkan gejala yang mencurigakan. Di sebuah peternakan ayam petelur, ayam mati mencapai 100-200 ekor dalam sehari.
Menurut Heru Hardiat Nugroho alias Gembong yang memiliki 42 ribu ekor ayam petelur, wabah itu datang mendatang mulai Sabtu (17/7). Dalam sehari, 100-200 ekor ayam mati, sehingga dalam empat hari dia mengaku merugi Rp 150 juta. " Saat itu ratusan ayam tiba-tiba mati, padahal sehari sebelumnya masih segar-bugar," kata Ketua Dewan Ekonomi Peternakan Jawa Tengah itu.
Dugaan awal penyebab kematian, lanjut Gembong, adalah perubahan musim. Biasanya, pada masa perubahan seperti sekarang ini terjadi akumulasi penyakit. Namun dia juga tidak mengesampingkan kemungkinan lain seperti virus. "Bisa jadi mutasi gen jenis baru. Tapi saya yakin bukan virus burung," katanya.
Agus Catur, Koordinator Posko Ayam Jawa Tengah, juga mengalami hal serupa. Menurut pemilik 20 ribu ekor ayam petelur itu, ayam-ayam yang mati umumnya berumur sekitar 18 minggu. Sejauh ini Agus yakin, penyebab kematian itu bukan Avian Flu alias flu burung. Ari Aji HS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|