Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bandung Perketat Masuknya Unggas
Minggu, 17 Juli 2005 | 19:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dinas Pertanian Kota Bandung, Jawa Barat, memperketat pengawasan unggas yang akan dimasukkan ke daerahnya. "Selain surat-surat, kami periksa juga sampel unggasnya," ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Bandung, Yogi Supardjo, di Bandung, Sabtu
(16/7) malam.

Langkah itu ditempuh setelah Iwan Siswara Rafei, warga Villa Melati Mas, Tangerang, Banten, meninggal pada Selasa (12/7) diduga karena serangan penyakit flu burung. "Ini langkah antisipatif," kata Yogi.

Sampai saat ini Bandung adalah salah satu pasar yang diminati peternak unggas, khususnya yang masuk dari Kabupaten Bandung dan beberapa kabupaten lain di Jawa Barat. Bahkan pemasok dari Jawa Tengah dan Jawa Timur juga mengincar Bandung.

Dinas pertanian juga akan meningkatkan penyisiran peternakan di Bandung. Meski jumlah peternakan di daerah kerjanya tidak banyak, menurut Yogi, bukan berarti pihaknya membiarkan saja.

Pihaknya tetap akan memeriksa kondisi unggas dan peternakannya. "Kami akan berkoordinasi dengan dinas perindustrian dan perdagangan serta dinas kesehatan," kata Yogi. RANA AKBARI FITRIAWAN

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Kesehatan Yakinkan Bahwa Tetangga Iwan Aman
Presiden Minta Tidak Ada yang Ditutupi pasa Kasus Flu Burung
RS Siloam Gleneagles Tetap Berjalan Normal
Tiga Provinsi Diminta Siaga Hadapi Flu Burung
Depkes Menduga Flu Burung Penyebab Kematian Keluarga Iwan
WHO: Bahaya Flu Burung Masih Harus Diwaspadai
Para Ahli Diskusikan Flu Burung Mulai Besok
Ganti Rugi Peternak Terkendala Mekanisme Keuangan
Pemerintah Benarkan Kasus Flu Burung di Indonesia
Depkes : Waspadai Virus Flu Burung Serang Manusia
> selengkapnya...


Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

619 Pasien Dioperasi Gratis
Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data