|
PNS di Solo Tak Gubris Instruksi Naik Sepeda
Jum'at, 15 Juli 2005 | 09:50 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Instruksi agar pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Solo menggunakan sepeda saat ke kantor tidak digubris. Mereka masih tetap menaiki sepeda motor maupun mobil seperti hari biasanya.
Dari pantauan Tempo di depan pintu gerbang utama masuk Balaikota Solo sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, tidak terlihat para PNS mengayuh sepeda onthel. Dalam kurun waktu satu jam itu hanya terlihat dua PNS yang mengayuh sepeda angin.
Sementara yang lain tetap seperti hari-hari sebelumnya yakni memilih bersepeda motor bahkan mobil-mobil pribadi tetap penuh di area parkir. Pejabat Walikota Anwar Cholil sendiri masuk ke Balaikota Solo dengan menggunakan mobil pribadinya yang buatan Korea.
Seperti diketahui, sebagai tindak lanjut dari Inpres No 10/2005 tentang hemat energi, Pejabat Walikota Solo Anwar Cholil meminta PNS di lingkungan Pemkot Solo menggunakan sepeda saat bekerja. Permintaan itu mulai dilaksanakan Jum’at (15/7) hari ini.
Sejumlah PNS yang dimintai tanggapannya mengaku belum memahami instruksi penggunaan sepeda angin tersebut. Sebagian lainnya mengaku capek serta lalu lintas di jalan ruwet dan padat sehingga takut telat masuk kantor.
”Wah kalau saya harus pakai sepeda ya capek, saya sebentar lagi juga sudah mau pensiun. Apalagi jarak rumah saya ke Balaikota cukup jauh. Ya, ini memang bagus tapi juga mungkin merepotkan bagi sebagian lainnya,’’ papar Indarto, salah seorang PNS di bagian Kesbanglinmas.
Srimulyani dari Kantor BKKBN mengaku intruksi itu sulit diterapkan kepada semua bagian. Ia mencontohkan di instansinya, hampir seluruh staf adalah orang-orang lapangan sehingga jika harus naik sepeda onthel maka justru akan menggangu kerjanya. ”Kalau harus muter-muter naik sepeda onthel bisa terlantar kerjanya. Belum lagi capeknya,’’ paparnya. Anas Syahirul
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|