Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tanah Longsor Isolir ribuan Warga Trenggalek Selatan
Jum'at, 08 Juli 2005 | 17:07 WIB

TEMPO Interaktif, Trenggalek:Sedikitnya 20 ribu warga di selatan Trenggalek terisolasi karena jembatan yang menghubungkan dengan Kota Trenggalek hancur akibat tanah longsor, dua hari lalu. Hingga Jumat (8/7) siang, warga mulai mengeluh kesulitan mendapatkan sembako maupun bahan bakar minyak untuk melaut.

“Dua hari ini kami banyak menganggur, tak tahu apa yang harus kami lakukan," kata Ahmad, warga Desa Prigi kepada Tempo.

Untuk melakukan perjalanan Prigi-Trenggalek, sebagian warga terpaksa harus berganti kendaraan di ujung jembatan yang putus. Barang-barang yang di bawa juga harus dipikul karena anyaman bambu darurat yang dibuat warga tak mampu menahan beban kendaraan bermotor. Padahal ongkos pikul sangat mahal.

Bencana longsor juga membuat akses jalan dari Kecamatan Gemahharjo menuju Kecamatan Watu Limo yang berjarak sekitar 10 kilometer saat ini tertutup longsoran tanah. Saluran air bersih juga rusak dan menggenang di jalanan. “Sebelum jembatan putus, hujan turun selama dua hari tak putus-putus," kata seorang warga.

Bupati Trenggalek, Mulyadi saat ditemui di lokasi menyatakan akan segera membangun jembatan darurat. Warga di kiri-kanan jembatan akan diberi kompensasi Dwidjo U. Maksum

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menangkal Kasak-kusuk Bencana | 11 April 2005
Senjakala Bukit Matahari | 11 April 2005
Amblas Setelah Berguncang | 11 April 2005
Pemerintah Daerah Tidak Siap | 11 April 2005
Mencari Suara dari Dunia Sunyi | 11 April 2005
Mengintip Energi di Barat Toba | 11 April 2005
Kecemasan Tak Berujung | 11 April 2005
Suatu Malam Jauh di Selatan | 04 April 2005
Pulau-Pulau Seribu Gempa | 04 April 2005
Menimbang Kebutuhan Relawan Asing | 04 April 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kameraman SCTV dan anak-anak kecil yang berkumpul setelah gempa di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010422-102 Petugas kesehatan memeriksa  tekanan darah seorang ibu korban gempa bumi di tenda-tenda darurat di Bengkulu, Juli 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
Kameraman dan Anak-Anak
Korban Gempa Bumi Bengkulu
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sumatera Utara Diguncang Gempa
Gempa 5,6 SR Guncang Sebagian Sulawesi Utara
Gunung Rinjani Status Waspada
Gempa 5,1 Richter Guncang Banda Aceh
Warga Lampung Panik Karena Rumor Tsunami
Dua Kali Gempa Kecil di Nias Hari Ini
Gempa Masih Terus Melanda Nias
Gelombang Pasang Tiga Meter Hantam Ende
Aktivitas Anak Krakatau Menurun
Gempa Guncang Sangihe
> selengkapnya...


Referensi

Gempa Selama 2005
CINCIN API
Gempa Terus Berulang

Website

Info Penyakit Menular
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pengibaran Bendera Bintang Kejora Tak Terkait Sentimen Agama
Pengibar Bendera Bintang Kejora Dikenai Tuduhan Makar
41 Pengibar Bendera Bintang Kejora Ditangkap
Polres Pasuruan Dirikan Posko Pengaduan Pemilu
PMI Kabupaten Malang Kahabisan Kantong Darah

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data