|
Polisi Bersenjata Jaga Pompa Bensin di Banten
Rabu, 06 Juli 2005 | 14:45 WIB
TEMPO Interaktif, Banten: Hingga Rabu (6/7) kelangkaan premium di sebagian wilayah di Provinsi Banten masih berlanjut. Antrian kendaraan masih menyemut di sejumlah pompa bensin di Cilegon, Serang, Pandeglang, dan Rakasbitung. Polisi bersenjata diturunkan untuk menjaga pompa bensin.
Pada Rabu pagi sempat terjadi keributan antara pencari bahan bakar dan pengelola pompa bensin Benggala, Serang. Warga protes sebab pengelola hanya melayani kendaraan mobil dan motor. Adapun mereka yang membeli dengan kantong plastik dan jeriken tidak dilayani.
"Saya mau beli berapa pun harganya. Jangan disriminatif, mobil saya sudah mogok karena kehabisan bensin," ujar Ruyani, seorang warga.
Sebelum terjadi insiden, 20 anggota Polres Serang datang. Mereka langsung menenangkan warga yang marah. Para polisi itu membawa senjata lengkap.
Di Cilegon, ribuan kendaraan tetap mengantre meski sejumlah pengelola pompa bensin telah memasang tanda "Premium Habis". Penjagaan oleh aparat bersenjata ini juga terlihat di sejumlah pompa bensin di Cilegon dan Pandeglang.
Kepala Divisi Operasional Terminal Transil Pertamina Tanjung Gerem, Banten, Sularto mengatakan, stok premiun di Banten hanya tinggal tiga hari lagi. Minimnya persediannya ini pengiriman BBM dari Tanjung Ubang Riau juga mengalami kendala. Faidil Akbar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|