|
Sultan HB X Pesimis Persoalan BBM Selesai dalam Dua Hari
Rabu, 06 Juli 2005 | 14:20 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Persoalan kelangkaan BBM tidak bisa diselesaikan secara wilayah per wilayah. Karena itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X pesimis masalah kelangkaan BBM akan selesai dalam dua hari ini.
"Kalau Pertamina unit pemasaran Yogyakarta mengatakan persoalan akan selesai dalam waktu tiga hari ini, saya jelas sangsi. Orang yang beli bensin di Yogyakarta banyak yang berasal dari luar daerah,” kata Sultan, Rabu (6/7).
Dikatakan Sultan, pemerintah daerah tidak mempunyai wewenang apa-apa mengenai distribusi BBM, sebab masalah tersebut sepenuhnya diatur oleh Pertamina. Dirinya hanya bisa menghimbau masyarakat agar menahan diri dan menjaga jangan sampai terjadi keributan atas kelangkaan BBM yang terjadi. "Bersabar dan hemat energi. Jangan bepergian kalau memang tidak penting," kata Sultan.
Khusus bagi nelayan, Sultan berharap pasokan BBM mendapat prioritas. Sebab, jika nelayan juga mengalami kesulitan mendapatkan BBM, mereka tidak akan melaut sehingga sumber kehidupan terhenti.
Sebelumnya, Kepala Cabang Unit Pemasaran IV Pertamina Yogyakarta Iman Hidayat Chalid menyatakan, kelangkaan terjadi karena sampai Mei 2005 jumlah penjualan premium di Yogyakarta melebihi kuota, 46 persen. Padahal, mestinya hingga Mei 2005 kuota di Yogyakarta, 41,7 persen.
"Selama tahun 2005 ini, kuota BBM jenis premium untuk wiliayah DIY adalah 323.443 kilo liter. Tapi untuk menghadapi kelangkaan ini, dalam waktu tiga hari ke depan semua delivery order akan dipenuhi dan tidak ada lagi pembatasan. Sehingga tak akan ada lagi kelangkaan,"katanya. Syaiful Amin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|