|
Calon PAN Menang di Lamongan
Kamis, 30 Juni 2005 | 17:54 WIB
TEMPO Interaktif, Lamongan:Calon kepala daerah yang diusung PAN, Masfuk-Tsalits Fahami memenangi pemilihan kepala daerah langsung Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (30/6). Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) KIPP Lamongan, Masfuk-Tsalits mengumpulkan dukungan 53,20 persen mengungguli pesaing beratnya, Taufikurrahman Saleh-Soetarto (PKB-Golkar) yang mendapatkan 35,5 persen. Padahal dalam pemilu legislatiif 2004, PAN hanya mendapat 17,3 persen, dibandingkan PKB 37,3 persen dan Golkar 13,35 persen.
Koordinator Presidium Internal KIPP Lamongan Rahadi Puguh Raharjo menyatakan hitung cepat ini mengambil sample di 27 TPS di 27 kecamatan di Lamongan. Pilkada Lamongan berlangsung di 2.300 TPS dan jumlah pemilih tetap yang dirilis KPUD Lamongan mencapai 945.512 orang. "Ini menggunakan metode quick count yang telah teruji di banyak pemilihan," katanya.
Berdasarkan sebaran kemenangan, KIPP Lamongan mencatat Masfuk-Tsalits menang 77,78 persen di 365 desa atau di 1.789 TPS. Sedang, Taufikurrahman-Sutarto mengumpulkan angka 22,2 persen pada 105 desa atau 511 TPS dan pasangan Suwito-Suhandoyo tidak memenangi di satu desa pun. "Kami meyakini angka riil penghitungan KPUD tidak akan jauh berbeda dengan hasil kami,"katanya.
Pilkada langsung Lamongan diwarnai insiden protes pendukung pasangan Taufikurrahman-Soetarto terhadap tayangan stasiun langsung stasiun televisi Jawa Pos Group JTV. Mereka menilai pendapat Mohammad Asfar yang mengatakan pasangan Masfuk-Tsalits akan memenangkan pilkada hingga perolehan suara 60 persen berdasarkan survei tahun 2005 lalu sebagai kampanye dan merugikan pasangan yang didukungnya.
JTV yang semula menayangkan secara langsung pilkada Lamongan mulai pukul 09.00 hingga 13.00, menghentikan tayangan pada pukul 09.30 karena kru JTV di Lamongan merasa terancam. "Kru kami di Lamongan merasa terancam jiwanya karena itu kami menghentikan tayangan,"kata Direktur Utama JTV Imawan Mashuri.
Sunudyantoro
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|