Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kapal Mau Selundupkan Solar ke Filipina Ditangkap
Selasa, 28 Juni 2005 | 01:28 WIB

TEMPO Interaktif, Cilacap:Kapal Yoto, yang tertangkap saat berusaha menyelundupkan solar dari Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, sejak 20 Juni lalu, ternyata hanya mengantungi ijin bersandar untuk mengisi air tawar dan mengganti spare parts tertentu.

Kapal berbobot mati 1.782 Gross Tonic (GRT) itu melakukan aktivitas pengisian solar. Anehnya, pihak Pertamina Depot Maos, tempat solar di distribusikan, menyangkal terdapat kesalahan distribusi.

Kepala Pertamina Depot Maos, Budi Dharmawan, menyatakan kaget ketika membaca media massa perihal dibongkarnya kasus penyelundupan solar yang dilakukan kapal bernama Yoto dengan menggunakan tanki milik PT Teddy Jaya Putra (TJP). PT Teddy, sebuahperusahan yang berkedudukan di Bandung dari depot yang dipimpinnya. "Setahu saya, kami memantau seluruh perusahaan transportir yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dari sini,"katanya.

Selama ini, menurut Budi, hanya ada empat perusahaan transportir BBM ; PT. Gelora, PT Satu Hati, PT. Tanah Putih dan PT Katraco. "PT Teddy tidak tercantum di sini. Tidak mungkin mengisi solar di dalam depot,"ujarnya.

Selama ini depot Maos, menurut Budi, bertugas
memenuhi distribusi BBM seperti yang dibutuhkan
masyarakat sesuai delivery order (DO) yang sudah
jelas. Budi menyatakan, tidak ada kesalahan DO dalam
kasus itu. "Mengenai kontrak perusahaan mana yang
akan melakukan distribusi, sudah ditentukan dari
Pertamina Unit Pemasaran (UPms) VI Semarang,"katanya.

Dalam kasus ini Budi menduga, terjadi penyimpangan distribusi yang dilakukan pihak tertentu di luar gerbang depot. "Kami tidak bisa menjangkau hingga ke sana," katanya.

Mengenai ijin bersandar, Humas PT Pelindo III Cabang
Tanjung Intan, Agus Hermawan menyatakan, dalam dokumen perijinan tambat, kapal itu tidak menyebut aktivitas lain selain mengisi air tawar dan memperbaiki sebagian spare parts. "Ijinnya akan bertambat hingga 29 Juni, lantas diperpanjang hingga 2 Juli,"katanya.

Soalterbongkarnya kasus penyelundupan itu Agus menyatakan, Pelindo tidak tersangkut karena hanya menyediakan jasa tambat bagi kapal yang melewati pelabuhan Cilacap. "Kalau soal kegiatan angkut dan barang
yang akan diangkut, itu tanggungjawab Administratur
Pelabuhan,"katanya.

Mengenai identitas kapal, Agus Hermawan menambahkan,
berdasar dokumen PT Escorindo Ogrush Shipping yang
berperan sebagai agen kapal, kapal sepanjang 72,8
meter itu milik PT Baruna Minantaka Persada Jakarta.
Kapal yang dalam catatan pelabuhan sedang berlayar
dari Bitung menuju Sorong itu kini bersandar di
dermaga lima, dekat gudang Pusri, pelabuhan Tanjung
Intan, Cilacap dengan garis polisi melingkari tubuh
kapal.

Catatan kepolisian Cilacap menyebutkan, berdasar hasil
pemeriksaan, solar itu bakal diangkut ke Filipina
melalui Tual, daerah perbatasan Indonesia-Filipina.
Dalam penangkapan yang dilakukan tim kepolisian Polda
Jawa Tengah itu polisi mengamankan barang bukti berupa
mobil tanki milik PT TJP, mobil box, kapal Yoto dan
enam tersangka warga negara Taiwan yakni Zhang Man
Feng (kapten kapal), Ji Lee Feng, Way Jian Huei, Lu
Zhen Hui, Wan Tiang Lian, Lie Yan, serta Wang Jian
Huei, kelimanya adalah Anak Buah Kapal (ABK). Seluruh
tersangka ditahan di Polda Jawa Tengah.

Ari Aji HS

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Surat Pembaca | 04 April 2005
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Dilema Pemain Baru | 21 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Saya Tidak Takut Ditangkap | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan  harga BBM dengan poster bertuliskan  BBM naik, harga-harga melambung, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425]. Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan harga BBM dengan spanduk bertuliskan  Tolak kenaikan BBM, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ada Usulan Penghapusan Pajak Buat Avtur
Arroyo Minta Maaf Tapi Menolak Mundur
Jusuf Kalla : Kenaikan Harga Minyak Bukan Akibat Menterinya
BBM Kembali Langka di Medan
Pemerintah Akan Kenakan Pajak Progresif Mobil Pribadi
Pemerintah Akan Bayar Utang Rp 10 Triliun ke Pertamina
Subsidi BBM Cair Senin
Kesepakatan Exxon-Pertamina Hampir Rampung
PPN Avtur Dihapus
Pertamina Manfaatkan Gas Buang
> selengkapnya...


Referensi

Penyelundupan, Dimana Masalahnya?
Jalur Penyelundupan TKI dan Barang Ilegal
Larangan Impor Daging Sapi Amerika Serikat
PP RI No. 82 Tahun 2000 Tentang Karantina Hewan
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data