|
Semua Calon Golkar Kalah di Yogyakarta
Senin, 27 Juni 2005 | 18:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Para calon yang diusung Partai Golkar dalam pemilihan kepala daerah di tiga kabupaten se-Daerah Istimewa Yogyakarta gagal menang. Ketua Golkar Provinsi DIY Gandung Pardiman yang mencalonkan diri sebagai bupati Gunungkidul bahkan hanya menempati peringkat tiga dari lima kandidat.
Gandung yang berpasangan dengan Untung Santoso hanya meraih 75.966 suara (19,35 persen). Perolehan wakil ketua DPRD DIY itu jauh di bawah angka "golput", yakni 124.595 (24,13 persen).
Pemilihan di Gunungkidul dimenangkan oleh kandidat dari Partai Amanat Nasional, Suharto-Hj. Badingah dengan perolehan suara 126.569 suara (36,24 persen). Peringkat kedua ditempati kandidat PKS, yakni Sugito-Nuniek Tasniem dengan 93.253 suara (23,76 persen).
Di Kabupaten Sleman, kandidat Golkar, Soetrisno-Achmad Yulianto, juga "keok". Mereka hanya meraih 59.222 suara (12,07 persen), jauh dari angka "golput" yang 151.591 suara (23,76 persen).
Ibnu Subiyanto, bupati sebelumnya, dipastikan kembali memimpin Sleman dengan perolehan 194.289 suara (39,59 persen). Pasangan dukungan PDI Perjuangan dan warga Muhammadiyah itu tidak mungkin terkejar karena penghitungan sudah selesai.
Di Kabupaten Bantul, Partai Golkar tidak mengajukan calon. Pemilihan di daerah ini dimenangkan Idham Samawi, bupati sebelumnya.
Adik kandung Sri Sultan HB X, GBPH Yudaningrat MM yang berpasangan dengan KH Aziz Umar BA hanya meraih 102.489 suara (21,56 persen). Sedang di peringkat tiga, Totok Sudarto-Riswanto memperoleh 5,37 persen atau 25.509 suara. Syaiful Amin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|