|
30 Persen Lulusan SD di Purwakarta Tak Melanjutkan ke SMP
Senin, 27 Juni 2005 | 13:24 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Sebanyak 4.500 siswa lulusan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dipastikan tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama.
Sebab, orang tua mereka tidak mampu untuk membiayainnya.
"Itu pasti terjadi," kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Purwakarta Dedy Effendy, kepada Tempo, Senin (27/6).
Menurut Dedy, jumlah kelulusan SD yang dipastikan tidak akan melanjutkan pendidikannya itu, 30 persen dari 15 ribu jumlah murid SD yang pada akhir tahun ajaran 2005 ini akan menamatkan sekolahnya. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah serius mengurusi masalah tersebut. Jika tidak, jumlahnya akan terus meningkat.
Dedy menilai rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memberikan bea siswa pendidikan usia 13-15 tahun, sebesar Rp1 juta per tahun per siswa tak tepat sasaran. Sebab, yang harus dibantitu, kata dia, justru ribuan murid yang baru lulus SD dan tak mampu melanjutkan ke SMP itu.
Didin Syahidin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, mengakui ribuan lulusan SD 2005 di daerahnya berpotensi tak bisa melanjutkan ke jenjang SMP. Karena tak punya dana, kata dia, pemda mengupayakan menampung mereka melalui SLTP-SLTP terbuka. Nanang Sutisna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|