|
Kader PDIP Wonogiri Gelar Aksi Cap Jempol Darah
Kamis, 23 Juni 2005 | 16:41 WIB
TEMPO Interaktif, Wonogiri:Puluhan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Wonogiri, Jawa Tengah, hari ini (23/6) melakukan aksi cap jempol darah untuk menangkal politik uang dalam rapat kerja tingkat cabang khusus (rakercabsus) pemilihan calon bupati dan wakil bupati.
Spanduk putih sepanjang kurang lebih sepuluh meter dibentangkan di pagar halaman DPRD Wonogiri dipenuhi dengan tetesan darah yang dibubuhkan oleh para kader partai tersebut. Sejumlah anggota DPRD Wonogiri dari PDIP juga tidak ketinggalan ikut membubuhkan cap jempol yang disebut-sebut sebagai tanda kesetiaan terhadap salah satu bakal kandidat bupati.
Menurut Supadrjo, Koordinator Forum Satgas, Kader dan Simpatisan PDIP Wonogiri, aksi cap jempol
darah tersebut dimaksudkan untuk menangkal praktek politik uang yang dilakukan salah satu bakal calon yang akan memperebutkan tiket menjadi calon bupati/wakil bupati dari PDIP.
Namun Supardjo tidak menyebutkan calon kandidat yang memberikan uang untuk mendapatkan dukungan dari pengurus partai yang memiliki hak suara dalam rakercabsus. "Bakal calon itu berdalih uang yang digelontorkan ke seluruh ranting, anak cabang dan pengurus cabang itu adalah dana pembinaan partai," tukasnya.
Informasi yang diperoleh Tempo menyebutkan, dana pembinaan tersebut dikucurkan oleh pasangan bakal calon Mulyadi-Tri Haryono yang mendapatkan dukungan dari pengusaha bus terbesar di Wonogiri.
DPC PDIP Wonogiri, lusa (25/6) akan menggelar rakercabsus untuk memilih calon bupati yang akan didaftarkan sebagai calon partai ke KPU dalam Pilkada bulan September mendatang.
imron rosyid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|